Sandiaga Uno: Ini Saat Tepat Hentikan Reklamasi Teluk Jakarta

Proyek itu terindikasi ada praktik korupsi setelah sejumlah nama ditetapkan sebagai tersangka.

oleh Nanda Perdana PutraDiterbitkan 06 April 2016, 19:22 WIB
Balon Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno memberikan paparan di kantor DPC Demokrat, Jakarta, Sabtu (19/3). Kehadiran Sandi Uno untuk mengikuti rapat rakyat dengan tema “Kriteria Calon Gubernur Jakarta”. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta - Bakal calon Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno meminta proyek reklamasi teluk Jakarta dihentikan sementara. Sebab, pada proyek itu terindikasi praktik korupsi setelah sejumlah nama ditetapkan sebagai tersangka.

"Dengan kontroversi yang ada, reklamasi harus ditinjau ulang. Mungkin tegas aja, di-stop aja dulu," ujar Sandiaga di Jalan Jatinegara Kaum, Jakarta Timur, Rabu (6/4/2016).

Baca Juga

  • Suap Raperda DKI, KPK Kembali Cegah 2 Orang
  • Ahok: Pengembang Untung Jika Raperda Reklamasi Dihentikan
  • KPK Cegah 2 Orang Petinggi PT APL Terkait Suap Reklamasi Pantai


Sandiaga menyatakan, warga telah merasakan dampak negatif akibat pemberitaan masif proyek reklamasi teluk Jakarta. Terlebih, hingga saat ini perizinan proyek tersebut masih menjadi perdebatan.

"Mungkin ini keputusan yang tepat bagi Pemprov DKI untuk menghentikan dulu (reklamasi) sementara waktu, karena izinnya masih diperdebatkan," ujar Sandiaga.

KPK menangkap tangan Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Mohammad Sanusi, Kamis 31 Maret lalu. Dia ditangkap terkait dugaan suap Raperda Reklamasi Pantai Utara jakarta.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya