Yusril: Tak Masalah Dipasangkan dengan Sandiaga Uno

Pada Sabtu 19 Maret 2016, Yusril berkomunikasi dengan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto.

oleh Nanda Perdana PutraDiterbitkan 20 Maret 2016, 15:36 WIB
Yusril Ihza Mahendra saat memberikan sambutan dalam acara Gebyar Budaya Betawi di Balai Rakyat Condet, Kramatjati, Jakarta Timur, Minggu (20/3/2016). (Liputan6.com/Yoppy Renato)

Liputan6.com, Jakarta - Yusril Ihza Mahendra optimistis langkahnya maju sebagai calon gubernur DKI Jakarta akan mulus. Dia merasa dukungan masyarakat cukup banyak. Dia juga yakin sejumlah parpol akan melirik dirinya.

"Saya harus banyak bersabar sekarang, menunggu keputusan akhir dari partai-partai itu. Tapi saya optimistis melihat antusias yang besar dari masyarakat untuk memberikan dukungan," ujar Yusril di Condet, Jakarta Timur, Minggu (20/3/2017).

"Mungkin nanti poling-poling juga akan kelihatan bahwa ada pergerakan naik yang cukup signifikan. Sehingga pada akhirnya saya akan mendapatkan dukungan dari partai-partai itu," sambung dia.

Baca Juga

  • Jika Jumlah Kursi Tak Cukup, Lulung Siap Jadi Cawagub
  • 4 Jurus Politik Yusril Menuju Pilgub DKI
  • Ahok Dinilai Mirip Batman Tak Bertopeng

Pada Sabtu 19 Maret kemarin, Yusril berkomunikasi politik dengan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto. Pada pertemuan itu, Partai Gerindra siap mendukung pada Pilkada DKI nanti.

"Ada pembicaraan yang sangat positif dari Pak Prabowo Subiyanto. Beliau mengatakan untuk saya terus maju saja. Nanti Gerindra akan menghimpun 3 nama untuk diputuskan. Kalau nanti nama Anda yang paling mendapat dukungan besar dari masyarakat, ya insyaallah Anda yang akan kami dukung," beber dia.

Menkumham era Presiden Megawati Seokarnoputri itu mengaku senang dengan perkembangan terakhir dari Gerindra. Dia pun tak sabar menunggu keputusan partai berlambang kepala garuda itu, yang akan keluar pada Juni mendatang.

Yusril mengaku bersedia dipasangkan dengan siapa saja, termasuk dengan Sandiaga Uno pada Pilkada DKI Jakarta, untuk menyaingi Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

"Tidak masalah. Tergantung keputusan dari DPP Gerindra. Dari Golkar oke, Gerindra oke, dari PDIP pun oke, kalau mereka mengajukan calon wakil gubernur. Dan itu kita sepakati bersama untuk dimajukan," Yusril menandaskan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya