Produk Kopi Indonesia Akan Hadir di Singapura

Jatim Mart merupakan tempat memasarkan produk usaha asal Jawa Timur agar mampu bersaing di pasar internasional.

oleh Dian Kurniawan diperbarui 17 Mar 2016, 21:23 WIB
Pedagang memperlihatkan biji kopi asal Lampung kedalam kotak, Jakarta, Rabu (10/2). Volume ekspor biji kopi Lampung kian terpuruk. Januari lalu, Lampung hanya mengapalkan 8.418 ton biji kopi, dan mengantongi devisa US$ 14 juta. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Surabaya - Beberapa produk kopi asli Indonesia akan menyapa warga Singapura pada pagelaran Jatim Mart yang rencananya akan berlangsung pada 1 April 2016 di Jurong Singapura.  Jatim Mart merupakan tempat untuk memasarkan produk usaha asal Jawa Timur sebagai salah satu wujud agar mampu bersaing di pasar internasional.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur Hadi Prasetyo mengatakan, pada acara tersebut rombongan dari Indonesia akan mempromosikan produk kopi sekaligus memperkenalkan sejumlah produk lokal yang dinilai menjadi andalan lainnya.

"Kopi sudah pasti kami tampilkan sebagai contoh pada pembukaan Jatim Mart mendatang,"Hadi kepada wartawan di Surabaya, Kamis (17/3/2016).

Salah satu yang akan dipromosikan adalah Kopi merek Kapal Api yang diproduksi oleh PT Santos Jaya Abadi yang menyatakan siap menampilkan produknya untuk menarik pembeli-pembeli asal berbagai Negara. "Saya sudah berkoordinasi dengan Pak Soedomo selaku pemilik kopi Kapal Api dan beliau sangat setuju," jelas Hadi.

Tidak hanya Santos saja, PT Maspion yang memproduksi alat elektronik dan PT Sekar Laut yang memproduksi kerupuk merk Finna juga akan meramaikan Jatim Mart.

"Pak Alim Markus dari Maspion juga sudah menyatakan kesiapannya, bahkan lebih suka karena produknya bisa dipasarkan ke berbagai Negara melalui Singapura," lanjut Hadi.

Hadi menegaskan bahwa konsep Jatim Mart nantinya bukan menjual produk asal Indonesia secara kuantitas sebagaimana pasar swalayan pada umumnya, melainkan menampilkan contoh produk berkualitas.

"Jadi jangan dibayangkan produk yang dipasarkan banyak, kemudian orang membeli secara retail. Pembeli yang ke sana bukan pembeli biasa, tapi tengkulak yang memesan dalam jumlah besar. Jatim siap menerima berapapun pesanannya," pungkas Hadi.

Untuk diketahui, Gubernur Jawa Timur, Soekarwo direncanakan akan menghadiri langsung acara pembukaan Jatim Mart pada tanggal 1 April 2016 di lantai 7 Big Box Building, Jurong Singapura.

Dari total 2.000 meter persegi lahan yang tersedia, Jawa Timur akan menggunakan sebesar 200 meter persegi untuk memasarkan produk asal Jatim. (Dian/Gdn)

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya