Liputan6.com, Bandung: Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi memantau intensif aktivitas vulkanik tiga gunung api di Sumatra menyusul gempa bumi berkekuatan 7,6 skala richter yang melanda Sumatra Barat, Kamis (1/10). Ketiga gunung api yang dipantau intensif itu adalah Gunung Talang, Gunung Tandikat dan Gunung Merapi. Hingga pukul 12.00 WIB ini, status ketiga gunung api itu masih normal atau level I.
"Hingga saat ini belum ada laporan rinci dari pengawas gunung api itu, yang jelas kami memantau intensif untuk mengantisipasi ada dampaknya terhadap ketiga gunung itu," kata Kepala PVMBG, Surono, seperti dilansir ANTARA.
Pengawasan dilakukan karena karakter gunung api di Sumatra cukup rentan terkena dampak gempa bumi, terutama Gunung Talang.
Sementara itu, PVMBG juga mengirimkan tim ke Sumatra Barat. Selain tim ahli gerakan tanah, juga dikirim tim ahli pengawas gunung api. "Tim PVMBG sudah berangkat Kamis pagi menggunakan pesawat Hercules dari Halim Perdanakusuma," kata Surono.
PVMBG mengimbau masyarakat tetap tenang dan mengikuti arahan Satkorlak dan Satlak Penanggulangan Bencana. "Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami. Warga diharapkan waspada gempa susulan yang kemungkinan berkekuatan lebih kecil," kata Surono.(LUC)
"Hingga saat ini belum ada laporan rinci dari pengawas gunung api itu, yang jelas kami memantau intensif untuk mengantisipasi ada dampaknya terhadap ketiga gunung itu," kata Kepala PVMBG, Surono, seperti dilansir ANTARA.
Pengawasan dilakukan karena karakter gunung api di Sumatra cukup rentan terkena dampak gempa bumi, terutama Gunung Talang.
Sementara itu, PVMBG juga mengirimkan tim ke Sumatra Barat. Selain tim ahli gerakan tanah, juga dikirim tim ahli pengawas gunung api. "Tim PVMBG sudah berangkat Kamis pagi menggunakan pesawat Hercules dari Halim Perdanakusuma," kata Surono.
PVMBG mengimbau masyarakat tetap tenang dan mengikuti arahan Satkorlak dan Satlak Penanggulangan Bencana. "Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami. Warga diharapkan waspada gempa susulan yang kemungkinan berkekuatan lebih kecil," kata Surono.(LUC)