Ahok: Hingga Oktober 2017, Kamu Akan Lihat Jakarta yang Berbeda

Masa kepemimpinan Ahok akan berakhir pada Oktober 2017, dia ingin meninggalkan kesan baik jika tak terpilih lagi sebagai Gubernur DKI.

oleh Ahmad Romadoni diperbarui 10 Mar 2016, 13:40 WIB
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. (Liputan6.com/Ahmad Romadoni)

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama tidak mau ambil pusing soal Pilkada DKI Jakarta. Sambil mempersiapkan diri, Ahok juga ingin Jakarta tetap maju hingga jabatannya berakhir Oktober 2017.

Ahok mengatakan, ingin meninggalkan kesan yang baik bila nantinya dia tidak terpilih lagi menjadi Gubernur DKI Jakarta. Pria berkaca mata itu pun optimistis wajah Jakarta akan berubah 2017.

"Saya sampai Oktober 2017 pun kamu akan lihat bedalah Jakarta. Tahun ini kamu lihat Jakarta beda lah. Saya jamin," ujar Ahok di Balai Kota, Jakarta, Kamis (10/3/2016).

Salah satu yang tengah disiapkan Ahok adalah sistem dalam menjalankan pemerintahan. Sehingga siapapun yang akan memimpin Jakarta nanti akan menerapkan standar tinggi dalam melayani warga Jakarta.

"Dengan anggaran saya perketat apalagi APBD 2017 nanti pakai template, orang Jakarta nanti nikmatinlah," jelas dia.

Mantan Bupati Belitung Timur itu menjamin sistem yang dibuatnya ini akan berpengaruh besar pada jalannya pemerintahan. Gubernur yang mencoba mengubah sistem yang sudah dia bangun dengan sembarangan akan berdampak buruk bagi mereka.

"Saya jamin sistem yang saya bangun, yang gantiin saya pun kalau dia ubah sembarangan di caci maki orang. Langsung jatuh dia. Saya buat standar tinggi. Kamu tahan enggak jadi gubernur tiap hari datang masuk pagi pukul 07.30 WIB sampai pulang malem, Sabtu-Minggu bawa pulang koper. Liburan bawa pulang koper. Mana ada disposisi saya yang lebih dari seminggu," pungkas Ahok.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya