Aneh, Kucing Terbakar di Ruang Tertutup Kelenteng Makassar

Pengelola kelenteng Makassar meyakini insiden kucing terbakar itu teguran dari para dewa dan roh leluhur.

oleh Eka Hakim diperbarui 09 Feb 2016, 18:02 WIB
Dalam menjaga dan memelihara klenteng, diakui Kanto yang memiliki 2 orang anak tersebut tak ada imbalan sepeserpun yang didapatkan.

Liputan6.com, Makassar - Seekor kucing tewas tersetrum dalam sebuah panel listrik Kelenteng Xian-ma di Jalan Sulawesi, Makassar. Pengelola kelenteng meyakini insiden kematian kucing itu sebagai teguran dari para dewa dan roh leluhur yang ada di dalam kelenteng.

"Iya ini kejadian ajaib dan merupakan teguran dari dewa. Kenapa kami katakan ajaib karena ruang panel listrik di kelenteng itu sudah lama tertutup," kata Kanto yang sudah 10 tahun menjaga kelenteng, kepada Liputan6.com di Makasssar, Selasa (9/2/2016).

Dia menjelaskan, tak ada ventilasi untuk dijadikan pintu masuk ke ruang panel itu. Ruang tersebut juga sudah sejak lama terkunci gembok dan tak pernah dibuka karena tegangan tinggi di ruangan itu.

Setelah kejadian pada Senin, 8 Februari, itu, panel baru dibuka setelah bau busuk yang tercium dari dalam ruang panel. Beruntung jumlah pengunjung yang mau beribadah sudah berkurang sehingga kelenteng bisa ditutup sementara.

"Ini teguran karena memang saya akui 2 tahun lalu berniat mau bersihkan kelenteng tapi selalu saya tunda-tunda. Akhirnya inilah yang terjadi. Untungnya, kami diperlihatkan pas kelenteng lagi kosong, tidak ada orang datang beribadah," kata Kanto.

Peringatan yang ada itu, kata Kanto, akan dijadikan pelajaran berharga untuk tidak menunda niat. "Inilah yang terjadi kita ditegur, jadi akan menjadi pelajaran berharga ke depan," kata Kanto.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya