Gresya Amanda Kecam Masyarakat yang Selfie di Bom Sarinah

Hal itu dianggap Gresya bukan lah perbuatan yang patut dicontoh. Karena tidak menunjukkan rasa prihatin kepada keluarga korban.

oleh Rizky Aditya Saputra diperbarui 19 Jan 2016, 09:40 WIB
Puteri Indonesia Pariwisata 2015, Gresya Amanda Maaliwiga berpose usai diskusi dengan wartawan di Jakarta, Senin (18/1/2016). (Liputan6.com/Immanuel Antonius)

Liputan6.com, Jakarta Putri Indonesia Pariwisata 2015, Gresya Amanda mengaku prihatin dengan tragedi Bom Sarinah pada 14 Januari 2016 silam. Namun, kejadian yang memakan korban jiwa itu, kata Gresya, tercoreng dengan oknum masyarakat yang malah melakukan foto selfie di lokasi kejadian.

Hal itu dianggap Gresya bukan lah perbuatan yang patut dicontoh. Karena tidak menunjukkan rasa prihatin kepada keluarga korban.

"Saya prihatin sekali banyak masyarakat kita yang bukannya prihatin dengan korban, malah ada upload foto korban. Malah ada yang selfie," kata Gresya Amanda di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (18/1/2016).

Gresya Amanda (Instagram)

Sebagai bentuk protesnya, dara kelahiran Ternate, 27 Mei 1995 ini melakukan aksi demo di Twitter. Ia meminta agar masyarakat menghentikan pengunggahan itu dan lebih banyak mengirimkan doa kepada korban.

"Saya sempat demo untuk stop upload foto-foto korban di Twitter saya. Selain kasihan kepada keluarga korban, kita juga harus mendoakan supaya amal ibadah korban diterima. Tentu mendoakan Indonesia juga supaya lebih aman lagi," ujar peraih Best National Costume di ajang Miss Supranational 2015 itu.

Sebagai Putri Indonesia Pariwisata, Gresya mengaku akan terus berupaya mempromosikan Indonesia sebagai tempat wisata yang aman. Ia merasa tragedi Bom Sarinah tak akan memberikan pengaruh besar dalam menarik minat wisatawan asing.

Gresya Amanda (Liputan6.com/Rizky Aditya Saputra)

"Saya akan terus mempromosikan Indonesia. Dulu ada Bom Bali 1 dan 2, meski ada Bom Bali turis tidak pernah takut ke sana. Banyak wisata asing yang datang dan menikmati wisata Indonesia. Kita harus menunjukkan kalau kita nggak takut menghadapi teror di Indonesia," jelas Gresya Amanda. (Ras/Adt)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya