Mobil Otonomos Dianggap Tidak Aman

Sebagian besar pengendara mobil di Inggris masih khawatir tentang faktor keselamatan mobil otonomos.

oleh Rio ApininoDiterbitkan 15 Januari 2016, 18:27 WIB
Penyermpurnaan mobil otonomos terus dilakukan. Saat ini, mobil itu masih labil dan memusingkan.

Liputan6.com, London - Sebagian besar pengendara mobil di Inggris masih khawatir tentang faktor keselamatan mobil otonomos. Demikian menurut survei baru dari Continental Tyres.

Survei yang dilansir Press Association ini menyebut, 1.200 dari 2.000 responden mempertanyakan masalah keamanan mobil otonomos. Bahkan, 51 persen responden khawatir jika sistem otonomos gagal beroperasi.

Baca Juga

  • Mobil Otonomos Belum Dipercaya Dapat Menggantikan Sopir Manusia
  • Mobil Otonomos Google Dituduh Membahayakan Nyawa
  • Mobil Otonomos Harus Tetap dapat Dikontrol

Diketahui pula, dua dari lima orang responden tidak percaya terhadap konsep mobil yang bisa dikemudikan tanpa sopir. Tak heran bila banyak dari responden yang merasa takut dengan ide otonomos pada mobil.

Meski demikian, ada juga anggapan positif dari para responden. Misalnya, terobosan dianggap mampu mengurangi kemacetan.

"Hasil penelitian ini mengungkap bahwa pengendara Inggris menganggap keselamatan sebagai faktor utama," ujar Mark Griffiths, jubir Continental.

Sekadar informasi, riset yang menghimpun tanggapan pengemudi soal mobil tanpa sopir juga pernah dilakukan instansi lain. Insurance misalnya, pada 2014 lalu mengeluarkan hasil survei yang mengungkap mobil otonomos belum dipercaya bisa menggantikan sopir manusia.

Sementara survei yang dilakukan Volvo, 92 persen responden menganggap manusia harus tetap dapat mengendalikan mobil otonomos tiap saat, kalau-kalau terjadi masalah yang tidak diduga.

Tag Terkait

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya