Danang D'Academy Turut Kena Dampak Bom Sarinah

Danang D'Academy tengah menuju Sarinah kala ledakan terjadi.

oleh Julian Edward diperbarui 15 Jan 2016, 07:40 WIB
Danang D'Academy [Foto: Herman Zakharia/Liputan6.com]

Liputan6.com, Jakarta - Serangan teroris di Sarinah, Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (14/1/2016) membuat berbagai lapisan masyarakat terkena dampaknya. Tak terkecuali juara D'Academy Asia, Danang Paradana. Pria asal Banyuwangi, Jawa Timur, ini tak merasakan dampak bom secara langsung.

Danang mengungkapkan, saat serangan bom berlangsung, ia sedang menyetir mobil ke arah Thamrin. Hari ini, Danang dijadwalkan menjalani take vocal di Sudirman Park. Saat di perjalanan, Danang pun di telepon orangtua.

Danang D'Academy [Foto: Faisal R. Syam/Liputan6.com]

"Kamu lagi di jalan nggak? Di Kuningan atau di Thamrin? Kalau iya, putar balik sana," kata Danang menirukan ucapan bapaknya.

"Kebetulan, di mobil ada tv. Jadi saya nyalakan dan baru tahu ada berita bom itu. Makanya saya putar balik pulang ke Bintaro," Danang melanjutkan.

Gara-gara bom itu, Danang nyaris membatalkan take vocal. Beberapa jam kemudian, ia baru mendapat kepastian kalau take vocal dilaksanakan pada sore harinya.

Lesti dan Danang yang merupakan kontestan asal Indonesia berpelukan usai Danang dinobatkan sebagai juara dalam Grand Final D'Academy Asia 2015 Result Show di Studio 5 Indosiar, Jakarta, Selasa (29/12). (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Melihat adanya korban jiwa yang berjatuhan, Danang meminta agar aparat berwenang bisa menumpas pelaku teror. "Hukum harus berjalan, pasal mana yang sesuai menjerat pelaku. Pasti ini sudah direncanakan. Mudah-mudahan yang berwajib bisa menelusuri dan dihukum seberat-beratnya," Danang mengurai. (Jul/Mer)*

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya