Alasan Risma Tolak Dicalonkan Cagub DKI Jakarta

Risma punya alasan untuk menolak maju dalam pesta demokrasi Ibu Kota tersebut.

oleh Oscar Ferri diperbarui 12 Jan 2016, 14:54 WIB
Tak hanya mengambil hati masyarakat Indonesia, Tri Rismaharini juga berhasil memikat hati cewek asal Jepang ini.

Liputan6.com, Jakarta - Wali Kota terpilih Surabaya, Tri Rismaharini kembali dikabarkan masuk bursa kandidat calon Gubernur DKI pada Pilkada 2017 mendatang. Dia dianggap layak untuk dipertimbangkan bersama Ridwan Kamil dan Basuki Tjahja Purnama dalam kontestasi Pilgub DKI 2017.

Namun, seperti pada kesempatan-kesempatan sebelumnya, Risma kembali menolak. "Hahaha ndaklah," ujar Risma di sela Rakernas I PDIP, JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (12/1/2016).

Risma punya alasan untuk menolak maju dalam pesta demokrasi Ibu Kota tersebut. Alasannya, dia ingin mengurus Surabaya menjadi lebih baik ketimbang mencalonkan diri sebagai gubernur.

"Wong Surabaya saja belum dilantik (sebagai Walikota terpilih) kok mikir itu. Saya mau konsentrasi ke Surabaya saja," kata Risma.

Kata dia, masih banyak pekerjaan rumah di Surabaya yang mesti diselesaikannya. Risma juga tak ingin 'berkhianat' kepada masyarakat Surabaya yang sudah memilihnya kembali sebagai wali kota di Kota Pahlawan tersebut.

"Bukan senang atau tidak senang (dengan Jakarta), di Surabaya pun berat. Justru kemarin turun karena tidak punya uang. Kemarin yang turun warga Surabaya, mereka kampanye untuk saya. Kasihan warga Surabaya," ucap dia.

Bagaimana jika PDIP yang menitahkan dia untuk maju sebagai calon gubernur di Pilkada DKI 2017?

"Tidak. Saya harus hargai warga Surabaya.‎ Nanti saya akan sampaikan (ke PDIP), karena ini saling menghargai saja ya," ujar Risma.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya