Bentley Pakai Batu Berusia Jutaan Tahun untuk Percantik Interior

Bentley luncurkan varian opsional berupa lapisan batu berusia jutaan tahun untuk model Flying Spur dan Continental.

oleh Rio Apinino diperbarui 05 Jan 2016, 10:25 WIB
Bentley luncurkan varian opsional berupa lapisan batu berusia jutaan tahun untuk model Flying Spur dan Continental.

Liputan6.com, Crewe - Bentley meluncurkan varian opsional unik untuk model Flying Spur dan Continental. Mereka menyediakan pilihan lapisan batu alam pada dashboard kanan, persis di depan kursi penumpang.

Melansir Cardesignnews, Selasa (5/1/2015), lapisan batu ini terdiri dari empat warna, galaxy, autumn white, terra red, dan copper. Batu ini tebalnya hanya 0,1 mm. Batu yang tipis diklaim memberikan efek visual yang menarik.

Dijelaskan, lapisan yang dikembangkan oleh Bentley's Mulliner coachbuilding division ini dibuat dari slate (batu tulis) dan kuarsit. Batu-batu ini berasal dari Rajasthan dan Andhra Pradesh, India.

Batu-batu ini bukanlah benda biasa. Menurut laman Product Review, batuan di tempat tersebut telah terbentuk sejak lebih dari jutaan tahun yang lalu.

Lapisan batu ini di dihaluskan menggunakan serat kaca. Kemudian, batu `mentah` ini dibentuk oleh pengrajin di markas Bentley, Crewe, Inggris.

Penggunaan batu sebagai bahan untuk mempercantik mobil sebetulnya bukan kali ini saja. Pada 2008 lalu, Mercedes-Benz Landaulet juga melakukan hal serupa menggunakan batu granit hitam. Granit itu ditempel di bagian pintu.

Sayang, Bentley tidak menyebutkan berapa harga yang perlu dikeluarkan untuk memasang batu khusus ini. Tetapi, dilihat dari sumbernya, kemungkinan besar biaya yang dikeluarkan tidaklah sedikit.

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya