Beras Raskin di Pandeglang Berkualitas Buruk

Keseriusan pemerintah membantu masyarakat miskin melalui raskin kembali dipertanyakan. Di Pandeglang, Banten, sekitar 1.900 ton raskin berkualitas buruk.

oleh Liputan6Diterbitkan 13 Agustus 2009, 07:00 WIB
Liputan6.com, Pandeglang: Beras bantuan untuk warga miskin (raskin) yang diterima pengurus Desa Majau, Kecamatan Saketi, Pandeglang, Banten, kotor, berkutu, dan remuk. Sekretaris Desa, Mahfud Yusuf, Rabu (12/8), mengaku, jatah raskin untuk Januari hingga Juni 2009 ini memang tidak layak. Meski begitu pengurus desa tidak bisa mengembalikannya dan tetap harus menjualnya dengan harga Rp 1.800 per liter.

Begitu juga jatah raskin di Desa Cigadung, Kecamatan Karangtanjung, Pandeglang. Sebanyak 7,5 ton beras raskin untuk 500 kepala keluarga berkutu, kotor, dan berwarna kuning. Karena tak mampu membeli beras yang lebih layak, warga terpaksa mengkonsumsi beras raksin. Berdasarkan data Badan Usaha Logistik (Bulog) Lebak, Pandeglang, jatah raskin Januari hingga Juni 2009 mencapai 1.900 ton. Simak selengkapnya dalam video berita ini.(IAN)


POPULER

Berita Terkini Selengkapnya