Gigi Tonggos Bisa Dicegah Sedari Kecil

Kebiasaan buruk di masa kecil berisiko membuat pertumbuhan gigi maju ke depan (tonggos) di usia dewasa.

oleh Liputan6 diperbarui 15 Des 2015, 09:00 WIB
Bertambahnya usia membuat kamu harus ekstra menjaga dan merawat diri supaya tetap sehat dan terlihat cantik.

Liputan6.com, Jakarta Kebiasaan buruk di masa kecil berisiko membuat pertumbuhan gigi maju ke depan (tonggos) di usia dewasa. Seperti mengisap jari dan terlalu lama ngompeng atau minum susu pakai dot. 

Selama menggunakan dot, anak akan menjulurkan lidahnya yang tak jarang terbawa hingga dewasa. Kebiasaan ini akan mendorong bagian gigi maju ke depan atau biasa disebut tonggos. Belum lagi jika si Kecil suka menggigit kuku dan bernapas lewat mulut ketika terserang pilek. 

"Hidung si Kecil jadinya mampet yang membuat dia sulit sekali bernapas. Pada akhirnya, napas melalui mulut. Mulut jadi menganga," kata pengurus ikatan ortodontis Indonesia (IKORTI) Komda Jaya, drg Dwi Anie Lestari dalam diskusi 'Formula Orthodontic: Gigi Indah, Rapi, dan Tetap Sehat' di Kawasan Gatot Soebroto, Jakarta, Senin (14/12/2015)

Lebih lanjut, faktor keturunan juga mengambil peran. Misal punya keluarga yang memiliki bentuk rahang dan gigi yang besar. Maka itu biasakan membawa si Kecil ke dokter gigi setiap enam bulan sekali sehingga dokter bisa memantau pertumbuhan giginya. Dengan begitu, ketika ada masalah, orangtua bisa tahu dan cepat mengambil tindakan sehingga terhindar dari gigi tonggos.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya