Isak Tangis Warnai Pemakaman Anggota TNI Tewas di Poso

Upacara pemakaman dipimpin Kepala Staf Kodam VII/Wirabuana, Brigjen TNI Kurnia Dewantara.

oleh Eka Hakim diperbarui 30 Nov 2015, 15:54 WIB
Prosesi pemakaman Serka Zainuddin yang tewas di Poso (Eka Hakim/Liputan6.com)

Liputan6.com, Makassar - Tangis haru dari kerabat keluarga tak terbendung mengiringi proses pemakaman jenazah Serka Zainuddin yang tewas tertembak dalam kontak senjata dengan kelompok teroris Santoso di Desa Gayatri, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Minggu kemarin.

Suasana duka semakin terasa saat upacara pemakaman di Lingkungan Manuju Selatan, Kelurahan Mattompodalle, Kecamatan Polut, Kabupaten Takalar, diiringi tembakan salvo ke udara sebagai tanda pelepasan jenazah.

Upacara pemakaman dipimpin Kepala Staf Kodam VII/Wirabuana, Brigjen TNI Kurnia Dewantara.
Penyerahan jenazah dari pihak keluarga almarhum Serka Zainuddin diwakili Peltu (Purn) Idris Lewa ke Kabintaldam VII/Wirabuana Kolonel Kav Dani Gaothama.

"Setelah penyerahan jenazah dari pihak keluarga selanjutnya dilakukan upacara pemakaman secara militer. Upacara militer dilakukan sebagai penghormatan terakhir kepada almarhum sebagai prajurit TNI," ucap Kapolres Takalar, AKBP Darwis Rincing, Senin (30/11/2015).

 

Adapun peserta upacara pemakaman, kata Darwis, adalah 1 peleton perwira TNI-Polri, 1 peleton Yon 726 Tamalatea, 1 peleton Kodim 1426 Takalar, 1 peleton anggota Polres Takalar dan 1 peleton Satuan Reserse dan Intel Polres Takalar.

"Pemakaman jenazah dilakukan tepat pukul 12.50 Wita di pemakaman umum lingkungan Mamuju Selatan, Takalar," kata Darwis.

Serka Zainuddin NRP 21040222290784 selaku Ba Purir Kipan C anggota Yonif 712/Raider Manado tewas saat baku tembak antara kelompok teroris Santoso dan anggota TNI Satgas Camar Maleo pada saat patroli di Dusun Gayatri Desa Maranda, Kecamatan Poso Pesisir Utara di Kilometer 6-7 Kabupaten Poso Sulawesi Tengah, Minggu, 29 November sekitar pukul 09.00 Wita. (Ron/Ans)**

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya