Liputan6.com, Denpasar: Perkembangan penularan virus influenza A(H1N1) terasa makin cepat. Dalam sehari saja, di Bali bertambah 10 pasien yang diduga kuat positif flu babi. Rumah Sakit (RS) Sanglah, Denpasar, Bali, Kamis (16/7), menerima sepuluh pasien terduga positif flu babi. Enam di antaranya adalah warga negara Maroko, Australia, dan Peru. Seorang anak perempuan berusia lima tahun asal Australia juga menjadi pasien. Belum lagi dua orang lainnya yang merupakan warga lokal Denpasar, Bali.
Sejauh ini, RS Sanglah tengah merawat pasien terduga flu babi sebanyak 19 orang. Sedangkan sejak Juni lalu, RS tersebut sudah merawat 39 pasien terduga flu babi. Sebanyak 16 di antaranya dinyatakan positif flu babi.
Untuk mengantisipasi flu babi, puskesmas di Ubud, Bali, menyediakan 500 kapsul obat tamiflu. Kendati demikian, obat-obatan tersebut merupakan persediaan tahun 2007 untuk flu burung. Pihak puskesmas belum perlu menambah persediaan obat dan masker. Pasalnya, hingga kini belum ada warga atau turis asing yang terkena virus flu babi.(IRN/VIN)
Sejauh ini, RS Sanglah tengah merawat pasien terduga flu babi sebanyak 19 orang. Sedangkan sejak Juni lalu, RS tersebut sudah merawat 39 pasien terduga flu babi. Sebanyak 16 di antaranya dinyatakan positif flu babi.
Untuk mengantisipasi flu babi, puskesmas di Ubud, Bali, menyediakan 500 kapsul obat tamiflu. Kendati demikian, obat-obatan tersebut merupakan persediaan tahun 2007 untuk flu burung. Pihak puskesmas belum perlu menambah persediaan obat dan masker. Pasalnya, hingga kini belum ada warga atau turis asing yang terkena virus flu babi.(IRN/VIN)