Adu Ayam Bisa Jadi Agenda Tahunan Makassar

Kata wakil walikota Makassar, tak semua pengadu ayam itu penjudi.

oleh Ahmad Yusran diperbarui 23 Nov 2015, 00:45 WIB
Ketika sedang enak-enaknya menyabung ayam, sebuah petir menyambar tujuh orang penyabung ayam.

Liputan6.com, Makassar - Kontes ayam jago nusantara di gedung CCC jalan Metro Tanjung Bunga Minggu (22/11/2015) merupakan upaya komitmen Pemkot Makassar mengembangkan hal-hal yang positif dari kegiatan itu. Terkait semangat itu, Wakil Walikota Makassar Syamsu Rizal menegaskan bahwa tidak semua pengadu ayam adalah penjudi.

"Sehingga diharapkan penggemar ayam kontes dapat memiliki tempat atau wadah tersendiri di tengah masyarakat sebagai salah satu hobi," kata Deng Ichal, sapaan karib wakil walikota, di Makassar, Minggu 22 November 2015.

 



Selain mendukung penuh, Ketua PMI Kota Makassar ini berharap kepada semua pencinta ayam jago dapat menjunjung tinggi sportifitas. "Kontes ini dapat dijadikan agenda tahunan dari kota Makassar, dalam kejuaraan walikota cup," kata dia.

Lukas, peserta kontes ayam jago nusantara asal kota Makassar, mengaku senang ayam jagonya dapat mengambil peran di medan yang pantas. "Kita ini memang hobi bukan mata pencaharian sebagai pengadu ayam,"tutup Deng Ichal. (Hmb/Ron)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya