Pesawat Airbus Jatuh di Kepulauan Comoro

Pesawat Airbus A310-300 milik maskapai Yemenia Air yang membawa 153 penumpang jatuh di Samudra Hindia, saat hendak mendarat di Moroni di Kepulauan Komoro.

oleh Liputan6Diterbitkan 30 Juni 2009, 16:04 WIB
Liputan6.com, San'a: Pesawat penumpang jenis Airbus A310-300 milik maskapai Yemenia Air yang membawa 153 penumpang jatuh di Samudra Hindia, saat hendak mendarat di Moroni, Kepulauan Comoro. Beberapa jenazah ditemukan mengapung di sekitar pantai, namun sejauh ini baru ditemukan tiga jasad. Namun, nasib ratusan penumpang dan awak lainnya belum diketahui. Salah satunya seorang warga negara Indonesia berinisial RM yang bekerja sebagai pramugari di pesawat nahas itu.

Dilaporkan pada saat pesawat jatuh angin bertiup sangat cepat di sekitar Kepulauan Comoro. Demikian dikatakan pejabat penerbangan Yaman, Selasa (30/6).

Wakil Ketua Penerbangan Sipil Yaman, Mohammed Abdul Qader, mengatakan pesawat tersebut bertolak dari San`a, ibu kota Yaman menuju Moroni. Pihak otoritas Yaman mengatakan terdapat 11 warga Yaman di dalam pesawat. Sementara itu pemerintah Prancis mengatakan 66 penumpang merupakan warga Prancis. Hingga kini penyebab jatuhnya pesawat masih diselidiki.

Jatuhnya pesawat Airbus yang menelan korban warga Prancis menuai tudingan dari Menteri Perhubungan Prancis, Dominique Bussereau. Ia menuding Yemenia Airways menggunakan pesawat yang tak lolos pemeriksaan keselamatan Prancis dua tahun silam. Namun tudingan ini dibantah pemimpin Yemenia Airways.

Kecelakaan kali ini adalah kedua kalinya. Awal Januari lalu, pesawat Airbus A330-200 milik maskapai penerbangan Air France tujuan Paris dari Rio de Janeiro, Brasil, jatuh di Samudera Hindia. Dalam insiden ini 228 orang dilaporkan tewas. (ANS/Associated Press)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya