Liputan6.com, Washington DC - Bulan juli lalu, NASA merilis foto keseluruhan bumi, untuk pertama kali sejak 1972.
Artinya, sudah lebih dari empat abad berlalu sejak terakhir kali foto 'wajah' bumi dirilis. Namun, kini NASA meluncurkan situs yang akan mengunggah foto bumi setiap harinya.
Advertisement
Dilaporkan dari Newsweek, 21 Oktober 2015 'sesi pemotretan' dilakukan dari Deep Space Climate Observatory (DSCOVR), satelit yang mengorbit dari jarak kurang lebih 1,6 juta km dari bumi. Satelit diluncurkan pada Februari lalu, dan merupakan kerjasama antara NASA, National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA), dan Angkatan Udara AS.
Dengan teknik The Earth Polychromatic Imaging Camera (EPIC), satelit mengambil sekuen gambar bumi, yang berputar. Menangkap kombinasi daratan dan air yang berbeda. Gambar akan diunggah ke situs 12 sampai 36 jam mendatang.
Pengunjung bisa melihat sekuen terbaru dan menelusuri arsip sampai ke akhir bulan Juli. Walaupun, beberapa hari dari bulan-bulan pertama ada gambar yang hilang.
Diluncurkan dari Cape Canaveral, Florida, DSCOVR mencapai posisi orbit pada bulan Juni. Tujuan dari pesawat luar angkasa ini adalah untuk memonitor solar wind (partikel-partikel matahari yang menyergap atmosfer), sejak kemampuan ini pentung untuk keakuratan ramalan cuaca luar angkasa dari NOAA.
Instrumen EPIC jugs mendukung tujuan ilmiah. Karene memudahkan ilmuwan mempelajari variasi harian di seluruh permukaan bumi. Seperti bentuk vegetasi, ozon, aerosol, dan ketinggian awan dan refleksi.
NASA mengungkapkan bahwa teknologi ini juga akan membantu membuat pemetaan abu dari gunung merapi.
Sebagai tambahan dalam target riset, NASA berharap satelit bisa membantu manusia bumi untuk lebih mengerti dan menghargai planet yang mereka tinggali, sebagai "sistem yang terintegrasi dan berinteraksi," sesuai yang diungkapkan administrator NASA Charlie Bolden.
"Pemandangan bumi yang diperlihatkan EPIC memang epic (menakjubkan, hebat)" tulis sebuah Tweet yang ditulis akun dari Goddard Space Flight NASA. "Sekarang, Anda bisa menyaksikan pemandangan bumi dari jutaan km, setiap hari."
(Ikr/Rie)