Wisatawan melewati jembatan gantung yang terbuat dari kaca di pegunungan Shinuizhai, Provinsi Hunan, Tiongkok, 6 Oktober 2015. Jembatan dengan panjang 300 m dan tinggi 180 m ini kembali dibuka setelah direnovasi untuk objek wisata. (AFP/Johannes Eisele)
Wisatawan melewati jembatan gantung yang terbuat dari kaca di pegunungan Shinuizhai, Provinsi Hunan, Tiongkok, 6 Oktober 2015. Jembatan dengan panjang 300 m dan tinggi 180 m ini kembali dibuka setelah direnovasi untuk objek wisata. (AFP/Johannes Eisele)
Wisatawan berjalan di jembatan gantung yang terbuat dari kaca di pegunungan Shinuizhai, Provinsi Hunan, Tiongkok, 6 Oktober 2015. Jembatan dengan panjang 300 m dan tinggi 180 m ini kembali dibuka setelah direnovasi untuk objek wisata.(AFP/Johannes Eisele)
Seorang turis memegang anaknya saat berjalan di jembatan gantung dari kaca di pegunungan Shinuizhai, Provinsi Hunan, Tiongkok, 6 Oktober 2015. Jembatan dengan panjang 300 m dan tinggi 180 m ini kembali dibuka setelah direnovasi. (AFP/Johannes Eisele)
Wisatawan melintasi jembatan gantung yang terbuat dari kaca di pegunungan Shinuizhai, Provinsi Hunan, Tiongkok, 6 Oktober 2015. Jembatan dengan panjang 300 m dan tinggi 180 m ini kembali dibuka setelah direnovasi untuk objek wisata. (AFP/Johannes Eisele)
Wisatawan berjalan di jembatan gantung yang terbuat dari kaca di pegunungan Shinuizhai, Provinsi Hunan, Tiongkok, 6 Oktober 2015. Jembatan dengan panjang 300 m dan tinggi 180 m ini kembali dibuka setelah direnovasi untuk objek wisata.(AFP/Johannes Eisele)
Wisatawan melewati jembatan gantung yang terbuat dari kaca di pegunungan Shinuizhai, Provinsi Hunan, Tiongkok, 6 Oktober 2015. Jembatan dengan panjang 300 m dan tinggi 180 m ini kembali dibuka setelah direnovasi untuk objek wisata. (AFP/Johannes Eisele)