Jokowi Minta Saudi Tak Halangi Pencarian WNI Korban Tragedi Mina

Jokowi terus memantau proses pencarian para jamaah Haji asal Indonesia korban tragedi Mina yang hingga kini belum ditemukan.

oleh Luqman Rimadi diperbarui 28 Sep 2015, 13:31 WIB
Ternyata ini penyebab meninggalnya 310 orang meninggal dunia.

Liputan6.com, Jakarta - Kepala Kantor Staf Presiden Teten Masduki menyatakan, Presiden Joko Widodo ayau Jokowi terus memantau proses pencarian para jamaah Haji asal Indonesia korban tragedi Mina yang hingga kini belum ditemukan. Melalui Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin, informasi mengenai perkembangan pencarian jamaah Haji akan terus disampaikan kepada Presiden.

"Jadi saya kira Presiden terus menerus dilaporkan Menteri agama dan saya kira pada keluarga jemaah yang membutuhkan informasi soal perkembangan keluarganya  yang sampe saat ini belum jelas, bisa langsung terhubungkan dengan Menteri Agama," ujar Teten di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, (28/9/2015).

‎Pemerintah Indonesia, kata Teten, saat ini terus berupaya berkomunikasi dengan Arab Saudi untuk meminta kemudahan mencari korban di tragedi Mina. Sebab, muncul keluhan dari Kementerian Agama bahwa pemerintah Arab Saudi terkesan menghalangi pemeriksaan korban peristiwa yang memilukan tu.

"Pemerintah coba minta keleluasaan. Saya yakini hal-hal itu tidak terlalu mengganggu karena Menag sudah di lapangan langsung melakukan koordinasi dengan pemerintah Arab Saudi," ujar Teten. ‎‎

Menurut Teten, belum ada komunikasi khusus Presiden Jokowi dengan pemerintah Arab Saudi. Presiden sejauh ini mendapatkan laporan perkembangan pencarian WNI langsung dari Menag Lukman Hakim Saifuddin. Kementerian Agama, juga terus memberikan kemudahan informasi untuk keluarga korban WNI di Indonesia.

"Yang sedang diusahakan adalah bagaimana tiap saat kami, dalam hal ini Menag bisa mendapatkan kemudahan untuk mengakses semua informasi," pungkas Teten.

‎Jumlah jemaah haji Indonesia yang menjadi korban tragedi Mina kembali bertambah. Dari sebelumnya 34 jemaah, kini menjadi 41 jiwa.

"(Tambahan) Ini setelah tim Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kementerian Agama (Kemenag) berhasil mengidentifikasi pada Minggu siang," ucap Kepala Daker Mekah Arsyad Hidayat.

Menurut Arsyad, PPIH Arab Saudi bersama tim yang dibentuk, terus menyisir dan menelusuri kemungkinan masih adanya jemaah haji Indonesia yang menjadi  korban musibah di Jalan Arab 204, Mina. Terutama menyisir beberapa rumah sakit yang ada di Arab Saudi. (Luq/Mut)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya