JK: Pemimpin Itu Memerintah, Bukan Pengimbau

Menurut JK, pemimpin harus bisa mempengaruhi orang lain dan tidak hanya menjalankan sesuatu yang mudah.

oleh Ahmad Romadoni Diterbitkan 23 September 2015, 02:16 WIB
Jusuf Kalla (Liputan6.com/Helmi Fitriansyah)

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla menyempatkan diri memberikan pengarahan kepada 255 pasangan calon gubernur, bupati, dan walikota yang didukung Partai NasDem. Dalam kesempatan itu, JK ingin setiap pemimpin dapat memberi perintah tegas kepada bawahannya.

"Pemimpin adalah yang memberikan perintah, bukan mengimbau, makanya disebut pemerintahan bukan pengimbauan," kata JK di Planery Hall, JCC, Senayan, Jakarta, Selasa (22/9/2015).

Menurut JK, pada masa sekarang ini dibutuhkan pemimpin yang memiliki keinginan tinggi mensejahterakan rakyat. Tentu dengan berbagai cara positif yang bisa ditempuh.

"Seni berhasilnya adalah seni kepemimpinan, kreativitas, bekerja keras, dan menjalankannya dengan baik," lanjut JK.

Pemimpin memang harus bisa mempengaruhi orang lain dan tidak hanya menjalankan sesuatu yang mudah. Nantinya setiap pemimpin akan dihadapkan pada keputusan yang populer atau tidak.

"Tidak hanya hal-hal populer, tapi diuji melaksanakan hal-hal tidak populer. Kalau hanya melaksanakan hal populer maka Anda bukan pemimpin tapi hanya koordinator saja," ujar JK. (Ado/Mar)

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya