Siswa SD Tewas Berkelahi, Dispen DKI Ancam Copot Kepsek

Bocah A diketahui tewas setelah berkelahi dengan temannya yang berawal dari ejekan saat kegiatan menggambar.

oleh Liputan6 diperbarui 21 Sep 2015, 13:15 WIB
Bocah A diketahui tewas setelah berkelahi dengan temannya yang berawal dari ejekan saat kegiatan menggambar.

Liputan6.com, Jakarta - Pascameninggalnya salah satu siswa, A, aktivitas belajar mengajar di SDN Kebayoran Lama Utara 07 Pagi, Jakarta Selatan, Senin ini berjalan normal. Para siswa tetap bersekolah seperti biasa. Meski demikian, sekolah cenderung tertutup pada wartawan.

Seperti ditayangkan Liputan 6 Siang SCTV, Senin (21/9/2015), Dinas Pendidikan DKI Jakarta sangat menyayangkan terulangnya kembali kekerasan di Sekolah. Kepala SDN Kebayoran Lama Utara 07 Pagi, dinilai menjadi orang yang bertanggung jawab atas kejadian ini. Bahkan jika terbukti lalai, sanksi pencopotan jabatan akan dilakukan.

Sementara itu penyidik Polres Jakarta Selatan hingga kini telah memeriksa 7 orang saksi, yakni 4 orang guru, kedua orangtua pelaku, termasuk pelaku berinisial R. Namun demikian, penyidik belum bisa melengkapi proses penyelidikan karena harus menunggu hasil autopsi 2 hingga 3 hari mendatang.

Bocah A diketahui tewas setelah berkelahi dengan temannya yang berawal dari ejekan saat kegiatan menggambar. Bocah R menganiaya korban hingga terjatuh dan kepalanya terbentur. Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Kebayoran Lama sebelum dibawa ke Rumah Sakit Fatmawati, namun sayang nyawanya tidak tertolong. (Dan/Sun)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya