Liputan6.com, Tenggarong - Pelatih PSM Makassar, Assegaf Razak, kecewa dengan kondisi Stadion Aji Imbut, Tenggarong. Hal ini menjadi salah satu penyebab PSM tersungkur dari tuan rumah Mitra Kukar di leg pertama perempat final Piala Presiden 2015, Sabtu (19/9/2015).
Sama-sama bermain menyerang, Mitra Kukar mencuri keunggulan pada menit ke-9. Carlos Raul sukses menyambut umpan Hendra Adi Bayauw dengan tandukan kerasnya.
Advertisement
"Kondisi lapangan sangat jelek sekali, saya pikir untuk turnamen sebesar ini, lapangan ini tidak layak," ucap Assegaf usai pertandingan.
Selain itu, kebakaran hutan yang melanda Kalimantan juga turut mengganggu konsentrasi pemain. Tapi, Assegaf tidak mau menjadikan kabut asap sebagai 'kambing hitam'.
Pemain PSM, Muchlis Hadi, mengaku sedikit terganggu dengan adanya asap. "Sebenarnya sebagai pemain di semua tempat kita harus adaptasi, tapi mungkin kami kurang adaptasi dan kebetulan di sini ada asap jadi udaranya kurang enak," kata Muchlis.
Assegaf ingin anak asuhnya segera pulih dan dapat menerapkan skema permainan pada leg kedua di Makassar, 26 September nanti. Ia pun mengakui pada leg pertama ini Mitra Kukar tampil lebih baik.
"Pemain kami ada beberapa yang cedera dan kurang fit. Semoga pada leg kedua nanti semua sudah fit, karena ini belum tamat," tegas Assegaf. (Ton/Bog)
Baca juga:
Kaka: Saya Pemenang Ballon d'Or Terakhir yang Lahir di Bumi