Lihat Kondisi Korban Musibah di Mekah, Pimpinan DPR ke Arab Saudi

Rombongan pimpinan DPR ini rencananya akan berada di Mekah kurang lebih 10 hari, hingga 28 September 2015.

oleh Taufiqurrohman diperbarui 19 Sep 2015, 02:15 WIB
Bagi Setya Novanto dan Fadli Zon, tidak ada yang salah mengenai pertemuan mereka dengan Donald Trump.

Liputan6.com, Jakarta - Guna melihat langsung kondisi jemaah haji Indonesia yang menjadi korban musibah di Mekah, pimpinan DPR akan berkunjung ke Arab Saudi pada Sabtu 19 September 2015.

"Dalam rangka menyongsong pelaksanaan ibadah haji 2015, saya Ketua DPR RI Setya Novanto bersama rombongan, akan berangkat menuju Tanah Suci Mekah Al-Mukarramah, atas undangan Majelis As-Syura Kerajaan Arab Saudi, Raja Salman," ujar Novanto dalam keterangan tertulisnya, Jumat (18/9/2015).

Politisi Partai Golkar yang baru-baru ini ramai dibicarakan terkait kehadiran dengan calon Presiden Amerika Serikat Donald Trump ini mengatakan, selain akan mengikuti acara-acara yang telah dijadwalkan sebelumnya, rombongannya juga akan melihat langsung kondisi korban tragedi crane.  

"Rencananya saya juga akan mengunjungi dan melihat langsung kondisi jemaah serta pemondokan haji Indonesia, dan jemaah yang menjadi korban insiden jatuhnya crane di Masjidil Haram beberapa waktu lalu," kata dia.

Politisi yang akrab disapa Setnov ini menjelaskan, rombongan kunjungan ini antara lain Wakil Ketua DPR RI yakni Fadli Zon dan Fahri Hamzah (selaku Ketua Pengawas Haji), Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jazuli Juaini, serta Ketua Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Nurhayati Assegaf.

"Atas nama rombongan, saya mengharapkan doa dan restu, semoga perjalanan kami diberkahi oleh Allah SWT dan memperoleh haji yang mabrur," pinta dia.

Rombongan pimpinan DPR ini rencananya akan berangkat ke Tanah Suci Mekah melalui Bandara Internasional Soekarno Hatta Jakarta, pada 19 September 2015 Pukul 17.30 WIB, dengan Pesawat Saudi Airlines.

"Insya Allah, kami akan tiba di Bandara King Abdul Azis, Jeddah, pada Pukul 22.50 Waktu Jeddah. Kunjungan ke Tanah Suci berlangsung selama kurang lebih 10 hari, hingga 28 September 2015," pungkas Novanto. (Rmn/Nda)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya