Bahaya Televisi bagi Pertumbuhan Otak Anak

Jangan ajak bayi Anda nonton TV. Kebiasaan ini ternyata berpengaruh buruk pada perkembangan otak mereka

oleh Liputan6 diperbarui 08 Sep 2015, 10:30 WIB
Menurut Psikolog Nina, program televisi seperti debat bisa menjadi acara yang baik dan buruk bagi anak

Liputan6.com, Jakarta Jangan ajak bayi Anda nonton TV. Kebiasaan ini ternyata berpengaruh buruk pada perkembangan otak mereka. Akademi Dokter Anak di Amerika (American Academy of Pediatrics atau AAP) mengeluarkan peringatan agar orangtua tidak membiasakan anak mereka, terutama bayi di bawah umur dua tahun, untuk melihat TV atau layar komputer.

Gabungan dokter anak ini menjelaskan, pertumbuhan otak yang sehat dapat terjadi jika bayi atau anak yang baru belajar berjalan dihadapkan pada interaksi-interaksi langsung dengan orang lain dan bukannya dihadapkan pada layar-layar kecil seperti TV atau layar komputer.

"Untuk itu hindarkan mereka dari TV, sekalipun acara di TV itu diperuntukkan untuk mereka," tegas para dokter. Untuk menyapih anak-anak dari kebiasaan mereka nonton TV yang berlebihan, AAP memberi dua saran. Pertama, jangan sekali-kali melengkapi kamar anak dengan TV atau komputer.

Hal ini hanya akan membangkitkan gairah mereka untuk bermain dengan alat-alat elektronik tersebut. Kedua, orangtua selalu perlu mendampingi anak-anak saat menonton TV. Dengan cara ini orangtua diharapkan dapat selalu mengingatkan anak bahwa acara-acara iklan di TV itu tidak selalu benar dan film-film televisi juga tidak benar-benar nyata. Selamat mencoba. 

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya