Liputan6.com, Makassar - Pertemuan Walikota se-ASEAN (ASEAN Mayors Forum/AMF) yang dihelat pada 8 hingga 10 September mendatang di Kota Makassar secara tidak langsung banyak menggunakan angka delapan.
Berdasarkan data, fenomena angka 8 dalam AMF 2015 kali ini dimulai dengan tanggal pelaksanaan acara tersebut, yakni pada 8 September 2015. Kemudian batu prasasti tempat para Walikota se-ASEAN menandatangani deklarasi of Makassar pun kental dengan angka 8, mulai dari ketinggian Gunung Langkeang yang merupakan asal batu prasasti yakni 88,3 meter dari permukaan laut. Berat batu juga mencapai 18 ton dan jarak tempuh lokasi 38,8 km dari Makassar.
Menurut Walikota Makassar Danny Pomanto, banyaknya angka 8 terkait pelaksanaan AMF kali ini bukan karena faktor yang telah direncanakan dari awal. Sebab, semua orang yang terlibat di dalamnya tidak mengetahui asal muasal banyaknya penggunaan angka yang menurut Fengshui merupakan angka sempurna.
"Saya tidak pernah merencanakan akan menggunakan banyak angka 8. Semua saya serahkan pada panitia. Kalaupun angka 8 diartikan sebagai angka baik, saya bersyukur semoga pelaksanaan AMF 2015 dapat sukses dan membanggakan bagi seluruh warga kota Makassar," kata Danny sapaan akrab Walikota Makassar itu.
Dia mengakui, dukungan serta doa warga Makassar-lah yang dapat menjadikan perhelatan AMF 2015 sukses terlaksana nantinya.
"Alhamdulillah partisipasi warga sangat bagus. Insya Allah acara tersebut dapat berjalan lancar. Jadi bukan karena banyaknya angka 8, melainkan dukungan serta doa warga merupakan hal terpenting dalam kesuksesan pelaksanaan AMF 2015 di Makassar," ujar Danny.
Dalam pelaksanaan AMF 2015 mendatang, jumlah peserta yang diprediksi akan hadir mencapai 3 ribu orang. Terdiri dari para duta besar, gubernur, walikota, bupati, delegasi dagang, undangan lainnya. (Sun/Ans)
Advertisement