Liputan6.com, Merauke: Tiga tanker terbakar di Pelabuhan Pintu Air, Merauke, Papua, Rabu (27/5) sekitar pukul 10.00 WIT. Hingga berita ini disusun, kobaran api telah menghanguskan dua kapal pengangkut bahan bakar minyak, yakni kapal Maros Jaya I dan kapal Nurhikmah II. Sedangkan tanker lain, Nusantara Jaya, masih terbakar.
Sejumlah anak buah kapal Maros Jaya I menuturkan, saat itu mereka mendengar suara ledakan dari ruang mesin. Api langsung membesar dan menyambar bagian kapal lainnya. Tak lama berselang, api menyambar dua kapal lainnya. Kapal Maros Jaya I dan Nurhikmah ludes terbakar hingga karam. Sedangkan kobaran api saat ini membakar buritan kapal Nusantara Jaya. Ketiga kapal itu rata-rata mengangkut 70 ton BBM.
Advertisement
Kejadian ini bukanlah yang pertama di Pelabuhan Pintu Air, Merauke. Desember tahun silam, peristiwa serupa menimpa dua tanker. Atas kejadian yang berulang, kalangan pengusaha kapal di sana menyesalkan ketidaktegasan administratur pelabuhan atau adpel setempat. Sebab, pihak adpel masih membiarkan kapal-kapal pengangkut BBM berkeliaran di pelabuhan tersebut, padahal sudah ada larangan.
Tanker-tanker seharusnya merapat di Pelabuhan Kelapa Lima, Merauke. Dari sana, BBM kemudian didistribusikan ke tiga kabupaten pemakaran, yaitu Asamt, Boven Digul, dan Mapi.(ANS)