‎Jokowi Minta Go-Jek dan Ojek Pangkalan Jangan Sering Konflik

Semakin ketatnya kompetisi secara otomatis akan meningkatkan pelayanan masing-masing moda transportasi.

oleh Ilyas Istianur PradityaDiterbitkan 01 September 2015, 17:25 WIB
Presiden Joko Widodo menjawab pertanyaan tukang ojek saat acara makan siang di Istana Negara, Jakarta, Selasa (1/9/2015). Setidaknya ada 100 para pekerja di sektor transportasi yang diundang dalam jamuan tersebut. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta - Presiden RI Joko Widodo‎ (Jokowi) mulai menanggapi perselisihan yang sering terjadi di lapangan antara para pengendara Go-Jek dengan para pengendara ojek pangkalan.

Jokowi meminta kepada‎ masyarakat yang berprofesi sebagai tukang ojek, baik yang bergabung dengan Go-Jek atau ojek yang biasa mangkal untuk tetap rukun dalam mencari rejeki masing-masing.

"Memang hidup ini harus bersaing,‎ jangan berantem, saya titip, itu semua kan untuk anak istri, masak Go-Jek tidak boleh kerja, anak istri dikasih makan apa, hidup itu dimanapun ada persaingan, di negara manapun,di kota manapun," kata Jokowi di Istana Kepresidenan saat menjamu makan siang para pengendara ojek, supir taksi dan supir metro mini, Selasa (1/9/2015).

Dengan semakin banyak kompetisi, dinilai Jokowi justru semakin bagus, dimana masyarakat sebagai konsumen memiliki banyak pilihan dalam menggunakan transportasi dalam setiap perjalanannya.

Tidak hanya itu, semakin ketatnya kompetisi juga secara otomatis akan meningkatkan pelayanan masing-masing moda transportasi. "Memang kita harus tau bahwa kondisi sekarag kompetesi ketat sekali, Metro Mini, Ojek, kan kompetisi semua, sema di posisi pelaanan masyarakat biang transprtasi," tegasnya.

Dalam acara makan siang tersebut, Jokowi juga mengadakan dialog dengan masing-masing pelaku profesi untuk mengetahui kendala apa yang sering dialami mereka di lapangan. Dengan begitu, ke depan akan menjadi pertimbangan pemerintah dalam mengambil keputusan.

Acara yang berlangsung kurang lebih 60 menit tersebut, Presiden Jokowi juga didampingi dengan Anggota Tim Komunikasi Kepresidenan, Teten Masduki. (Yas/Gdn)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya