Merasa Bosan, Seorang Pemuda Membakar Ferrari Miliknya

Anak jutawan asal Swiss membakar Ferrari miliknya karena merasa bosan dengan model yang lama.

oleh Indy Keningar diperbarui 12 Agu 2015, 11:30 WIB
Mengapa tidak diberikan ke orang yang membutuhkan dan menginginkannya saja, ya?

Liputan6.com, Augsburg, Jerman Seorang pemuda berusia 20 tahun asal Swiss dilaporkan telah melakukan pembakaran terhadap Ferrari 458 Italia pemberian ayahnya karena merasa bosan dengan model lama, dan menginginkan model yang terbaru.

Menurut laporan, anak manja tersebut adalah putra seorang jutawan Swiss yang memiliki 14 mobil lainnya , diantaranya Lamborghini. Anak orang kaya yang manja ini di duga memiliki portfolio properti bernilai $30 juta (setara Rp. 144,5 milyar), belum termasuk uang jajan bulanan yang diterimanya berkisar antara $5.000 (Rp. 69 juta) sampai $10.000 (Rp. 138 juta).

Namun karena merasa bosan dengan model Ferrari yang ia miliki, anak berusia 20 tahun tersebut merencanakan untuk membakar Ferrari miliknya guna mendapatkan uang asuransi, yang nantinya akan digunakannya untuk meng-upgrade ke model Ferrari  terbaru.

Dilansir dari laman Motor Authority, pemuda ini mengunjungi showroom mobil Ferrari pada bulan Maret 2014 untuk membandingkan harga mobilnya jika ditukar dengan model terbaru, yakni Ferrari 458 Speciale yang pada saat itu sedang sale. Namun, kuota yang ia terima sebesar $193.500 (Rp. 2,7 milyar), jumlah tersebut tidak cukup untuk mendapatkan model terbaru.

Karena putra jutawan asal Swiss tersebut sedang kekurangan dana pada saat itu, salah satu staf showroom sarankan ia hancurkan mobilnya, lalu klaim asuransi atas mobil tersebut.

Dalam aksinya ia mempekerjakan tiga orang termasuk staf showroom dengan membayar sejumlah uang. Untuk menghindarkan kecurigaan, mereka menyebrang ke Jerman menuju wilayah sepi untuk melakukan pekerjaan kotor tersebut. Bagaimanapun, rekaman kamera keamanan dan telefon diketahui oleh pihak kepolisian.

Ferrari dibakar anak manja.

Mereka diadili minggu lalu di Augsburg, Jerman, dekat lokasi mobil dibakar. Akibat niat jahat itu, putra jutawan tersebut mendapatkan hukuman 22 bulan penjara dengan masa percobaan serta denda sebesar $33.000 (Rp. 455,9 juta).

Namun di dalam pengadilan putra jutawan tersebut tidak berani untuk memberitahu ayahnya bahwa ia sudah bosan dengan model mobil Ferrari lamanya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya