Jumlah Pendatang Baru di Jakarta Diprediksi Naik 2 Ribu Jiwa

Jumlah pendatang baru dari daerah ke Jakarta diprediksi meningkat usai Lebaran 2015.

oleh Putu Merta Surya Putra diperbarui 09 Jul 2015, 10:31 WIB
Arus balik dengan menggunakan moda transportasi kereta api akan melonjak pada hari Sabtu (2/8/14) - Minggu (3/8/14). (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta - Jumlah pendatang baru dari daerah ke Jakarta diprediksi meningkat usai Lebaran 2015. Ibukota masih menjadi pilihan hijrah untuk mengadu nasib.

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) DKI Jakarta memprediksi peningkatan pendatang baru di Jakarta sekitar 3 persen. Berdasarkan data 2014 lalu, jumlah pemudik mencapai 3.616.744 jiwa namun pada arus balik bertambah jadi 3.685.281 jiwa.

"Sementara jumlah arus mudik tahun ini diprediksi mencapai 3.763.392 jiwa. Jika melihat prediksi arus mudik tersebut,‎ jumlah arus balik ke Jakarta pada tahun ini mencapai 3.833.985 jiwa atau meningkat 3 persen," ujar Kepala Dinas Dukcapil DKI Jakarta, Edison Sianturi, saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (9/7/2015).

Dari jumlah itu, lanjut Edison, pendatang baru yang akan masuk ke Jakarta diperkirakan bisa mencapai 70.593 jiwa atau bertambah 2.065 jiwa dari jumlah pendatang baru pada 2014.

Data sementara tersebut disimpulkan dari perhitungan jumlah para pendatang baru yang datang ke Jak‎arta sejak Januari-Juni 2015. Menurut Edison, selama kurun waktu itu, pihaknya sudah menghitung jumlah pendatang baru yang datang ke Jakarta.

"Hasilnya ada sebanyak 150.322 jiwa para pendatang dari bulan Januari hingga Juni 2015. Mereka pun diprediksi akan ikutan mudik, dan angka pendatang tersebut akan terus naik hingga pasca-Lebaran," pungkas Edison. (Mut/Ein)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya