MANTAN Menteri Sekretaris Negara Yusril Ihza Mahendra baru-baru ini terlibat syuting film kolosal bertajuk Admiral Zheng He yang diproduksi bersama enam negara ASEAN di Bangkok, Thailand. Dalam drama yang menelan biaya US$ 3 juta itu, Yusril berperan sebagai tokoh utama, Laksamana Cheng Ho. Ia beradu akting dengan mantan Menteri Negara Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal, Saifullah Yusuf yang melakonkan Raja Majapahit, Wikramawardhana.
Film televisi yang diproduksi sebanyak 26 episode itu mengisahkan Laksamana Cheng Ho yang dikenal berjasa menyebarkan agama Islam di Indonesia pada abad ke-12. Yusril mengaku tertarik bermain dalam film ini karena temanya yang membawa pesan perdamaian. "Untuk memerankan Cheng Ho saya harus banyak belajar. Untung saya pernah bermain teater sehingga tidak terlalu sulit," tutur suami Rika Tolentino Kato itu.
Salah satu pencetus ide pembuatan film yang diproduksi perusahaan film raksasa Thailand Kantata Ltd. tersebut adalah Yusril. Sedangkan Saifulah terjun ke dunia film karena diajak Yusril. "Saya cuma bermain lima episode," kata pria yang akrab disapa Gus Ipul ini.
Menurut Yusril, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono juga ikut mendukung film yang melibatkan sekitar 6.000 aktor dan aktris dari enam negara ASEAN tersebut. Rencanya, film berdurasi 48 menit itu dapat disaksikan di saluran televisi enam negara pada Januari 2008, termasuk Indonesia.
Yusril dan Gus Ipul Membintangi Film Kolosal
MANTAN Menteri Sekretaris Negara Yusril Ihza Mahendra baru-baru ini terlibat syuting film kolosal bertajuk <i>Admiral Zheng He</i> yang diproduksi bersama enam negara ASEAN di Bangkok, Thailand. Dalam drama yang menelan biaya US$ 3 juta itu, Yusril berperan sebagai tokoh utama, Laksamana Cheng Ho. I...
Diterbitkan 18 Agustus 2007, 13:54 WIBPOPULER
1 2 3 4 5
Berita Terbaru
Pertamina Gandeng Bareskrim, Bakal Tindak Truk Industri Pakai BBM Subsidi
- 5 jam yang lalu
Trump Ancam Setop Penjualan Bombardier di AS
- 5 jam yang lalu
Daftar 10 Perusahaan Pertahanan Terbesar di Dunia, AS Mendominasi
- 5 jam yang lalu
Harga Solar Terpaut Rp 18.000 per Liter, Pertamina Waspadai Pelanggaran
- 6 jam yang lalu
PGN Konversi 75 Taksi Online ke BBG Gratis, Biaya Bahan Bakar Dapat Turun 55%