Hukum Kunyah Makanan Sahur Saat Azan Subuh Berkumandang

Beberapa orang mengaku pernah masih mengunyah makanan sahur saat adzan subuh mulai berkumandang.

oleh Siska Amelie F Deil diperbarui 28 Jun 2015, 02:45 WIB
Makan ikan salmon

Liputan6.com, Jakarta - Sahur (makan menjelang subuh) menjadi salah satu agenda rutin yang dilakukan umat Muslim setiap kali Ramadan tiba. Sayangnya, tak semua umat Muslim dapat bangun tepat waktu dan terpaksa melaksanakan sahur mendekati waktu Subuh.
 
Hati-hati, lantaran tak sadar waktu sahur telah nyaris habis lantaran terlambat bangun, beberapa orang mengaku pernah masih mengunyah makanan sahur saat adzan subuh mulai berkumandang.
 
Chief Islamic Affairs and Charitable Activities Department di Dubai, Ali Ahmed Mashael, menjelaskan, makan selama atau setelah Subuh dapat membatalkan puasa.
 
"Dalam kasus seperti itu orang harus berpuasa kembali hari dan juga harus melakukan 'Kafarah'," terangnya seperti dilansir dari Emirates247.com, Minggu (28/6/2015).
 
Namun, ada pengecualian jika makan dan minum dilakukan secara tidak sengaja, dan makanan masuk ke dalam perut. Ali menjelaskan, tidak ada yang salah karena itu dilakukan secara tidak sengaja.
 
"Namun, bahkan dalam kasus seperti itu, orang tersebut disarankan untuk mengganti puasa hari itu," katanya.
 
Dia menjelaskan, seseorang yang berpuasa harus mengambil semua tindakan pencegahan yang membuatnya makan dan minum setelah adzan subuh berkumandang. Setiap orang yang berniat berpuasa harus segera menghentikan makan dan minum sebelum adzan subuh.(Sis/Nrm)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya