Gagal Raih Emas, David Keluhkan Kepemimpinan Wasit

"Saya sudah protes tapi hasil memang tidak bisa berubah. Saya harus menerima keputusan wasit," kata David Susanto.

oleh Adyaksa Vidi diperbarui 14 Jun 2015, 18:56 WIB
Petenis Indonesia, David Susanto mengembalikan bola ke arah petenis Thailand, Sornbutnark di final tunggal putra SEA Games ke-28 di Kallang Tenis Centre, Singapura, MInggu (14/6/2015). David kalah 6-4, 3-6, 3-6. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Liputan6.com, Singapura - David Susanto merasa kecewa karena hanya meraih medali perak dalam final tunggal putra tenis SEA Games 2015 Singapura. Ia menyebut kepemimpinan wasit tak berpihak padanya.

Dalam laga final di Kallang Tennis Centre, Singapura, Minggu (14/6/2015), David kalah dari petenis Thailand, Warit Sornbutnark. Menang 6-4 pada set pertama, petenis berusia 23 tahun itu menyerah 3-6 dan 3-6 di set dua berikutnya.

"Pertandingan sangat ketat tapi saya tak diuntungkan wasit ketika memasuki poin krusial. Padahal itu kesempatan saya bangkit," kata David usai pertandingan kepada reporter Liputan6.com Adyaksa Vidi.

Petenis Indonesia, David Susanto menutup wajahnya usai dikalahkan petenis Thailand Sornbutnark di final tunggal putra SEA Games ke-28 di Kallang Tenis Centre, Singapura, MInggu (14/6/2015). David kalah 6-4, 3-6, 3-6. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

"Saya sudah protes tapi hasil memang tidak bisa berubah. Saya harus menerima keputusan wasit," tambahnya.

Kekalahan ini membuat rekor pertemuan antara David dan Warit Sornburtnak menjadi 2-1. Sebelumnya David menang di Thailand dua tahun lalu dan Hongkong setahun lalu.

"Sebenarnya saya tidak bermain buruk hari ini. Namun memang bukan waktunya untuk menang," pungkasnya.(Ady/Bog)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya