Tergoda Madakaripura

Dengan tinggi pancur mencapai 170 meter, Air Terjun Madakaripura didaulat sebagai air terjun tertinggi dan terindah di Pulau Jawa.

oleh Ahmad Apriyono diperbarui 31 Mei 2015, 18:05 WIB

Liputan6.com, Jakarta Jika ingin plesiran ke Jawa Timur, jangan lupa untuk memasukkan Air Terjun Madakaripura sebagai salah satu tujuan wisata Anda. Hal itu bukan tanpa sebab, pasalnya air terjun yang berada di Desa Tlogorejo, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo ini merupakan salah satu air terjun terindah yang ada di Indonesia.

Sadi, seorang tour guide yang mengantar tim Liputan6.com mengunjungi Air Terjun Madakaripura dan ditulis pada Jumat (29/5/2015) menceritakan, nama Madakaripura secara harfiah mengandung makna tempat terakhir Sang Patih Gajah Mada. Air terjun ini dahulu digunakan oleh Patih Gajah Mada sebagai tempat menyepi dan memperdalam ilmu.  

Untuk sampai ke lokasi utama Air Terjun Madakaripura, tiap pengunjung harus berjalan kaki menyusuri jalan setapak, dan terkadang harus membelah sungai. Dengan track yang basah, disarankan bagi para pengunjung untuk memilih menggunakan sendal ketimbang sepatu.

Foto dok. Liputan6.com

Air Terjun Madakaripura memiliki karakteristik yang unik. Keunikan tersebut terletak pada tumpahan air terjun yang membasahi track, yang dilewati untuk sampai ke lokasi utama air terjun. Tidak perlu khawatir bagi para pengunjung yang tidak ingin kebasahan, pasalnya tour guide telah menyediakan jas hujan untuk Anda.

Keistimewaan lain dari air terjun yang masuk dalam kawasan konservasi Taman Nasional Bromo Tengger Semeru ini terletak pada dindingnya yang melengkung sempurna. Dengan tinggi pancur mencapai 170 meter, Air Terjun Madakaripura didaulat sebagai air terjun tertinggi sekaligus terindah di pulau Jawa.

Lebih jauh Sadi menceritakan, meski dibuka setiap hari bagi para wisatawan, namun pada Desember atau di saat curah hujan sedang tinggi, lokasi Air Terjun Madakaripura akan ditutup untuk umum. Pasalnya curah hujan yang tinggi akan meningkatkan volume air, yang tentunya akan membahayakan pengunjung. (ibo/Igw)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya