ISIS Klaim Dalangi Serangan Bom di Masjid Syiah Arab Saudi

Kantor berita pemerintah Arab Saudi membenarkan telah terjadi serangan itu.

oleh Liputan6 diperbarui 23 Mei 2015, 09:33 WIB
Masjid Syiah Arah Saudi yang rusak akibat serangan pembom bunuh diri. (Reuters)

Liputan6.com, Jeddah - Kelompok ISIS mengklaim sebagai dalang atas serangan bom bunuh diri di sebuah masjid Syiah di Arab Saudi timur hari Jumat 22 Mei 2015. Insiden yang menewaskan sekitar 21 orang dan mencederai 80 lainnya.

"Pelaku serangan bunuh diri itu adalah Abu 'Ammar al-Najdi," sebut Kelompok militan ISIS seperti diberitakan VOA News, Sabtu (23/5/2015).

Ledakan itu terjadi pada saat salat Jumat di Masjid Imam Ali di Qatif, sebuah provinsi di Saudi bagian timur. Mayoritas penduduknya adalah warga Islam -- Sunni.

Kantor berita pemerintah Arab Saudi membenarkan telah terjadi serangan itu.

Dari foto-foto yang di unggah di media sosial banyak memperlihatkan para korban luka atau tewas dengan baju berlumuran darah. Mereka tengah dibawa keluar dari sebuah bangunan, ke mobil-mobil ambulans yang diparkir di luar.

Sementara gambar-gambar yang ditayangkan jaringan televisi al-Manar milik kelompok Hizbullah di Lebanon, memperlihatkan kaca dan benda-benda berserakan di dalam masjid. Sementara beberapa korban yang tergeletak ditutup dengan kain.

Serangan-serangan semacam itu jarang terjadi di Arab Saudi, meskipun negara itu berbatasan dengan Irak dan Yaman yang didera konflik.

Sebuah ledakan kedua juga dilaporkan terjadi dekat sebuah masjid di Sanaa, ibukota Yaman. Mencederai sedikitnya 13 orang, menambah jumlah korban di luar lokasi yang biasanya menjadi sasaran ISIS di wilayah Suriah dan Irak. (Tnt)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya