Benny Asrul: Memotret Jalanan Havana dengan Kamera Film

Hidup di tengah belantara digital Singapura tidak membuatnya fotografer bernama Benny Asrul silau.

oleh Yulia Lisnawati diperbarui 22 Mei 2015, 17:00 WIB
Hidup di tengah belantara digital Singapura tidak membuatnya fotografer bernama Benny Asrul silau.

Citizen6, Kuba Hidup di tengah belantara digital Singapura tidak membuatnya silau. Ia bergeming dengan tetap memilih kamera roll film tanpa mencolek satupun kamera digital termasuk saat street photography di Kuba. Pernah diolok-olok manusia zaman batu.

Kuartal terakhir 2014 di sebuah persimpangan Havana, Kuba. Pria dengan kamera film Leica MP menyusuri jalanan di negara cerutu tersebut. Beberapa kali ia mengokang kamera, mengarahkan pada mobil-mobil kuno yang bersliweran dengan latar kota Havana yang nyentrik. Lain waktu, ia memicingkan mata ke aktifitas warga kota yang sangat sangat ramah dan tidak terganggu dengan kehadiran orang asing menenteng kamera.

"Akhirnya kesampean. Saya memang sudah lama cita-cita ingin ke Kuba karena menurut saya Kuba negara yang sangat unik dan menarik," kata Benny Asrul, fotografer penggila kamera film saat berbincang di pameran fotonya Lights of Havana, Minggu (8/2/2015).

Benny sampai perlu menghabiskan waktu 10 hari tinggal di negeri Che Guevara, saking senangnya. Sebuah kota yang menurutnya sangat orisinil dan berwarna.

Selengkapnya bisa Anda baca di sini.

Pengirim:

House of Naomi

**Ingin berbagi informasi dari dan untuk kita di Citizen6? Caranya bisa dibaca di sini

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya