Proyek Pungut Sampah dari Seorang Pria Belanda

Pria ini membuat perubahan satu kantong plastik setiap hari

oleh Indy KeningarDiterbitkan 20 April 2015, 09:35 WIB
Pria ini membuat perubahan satu kantong plastik setiap hari

Liputan6.com, Jakarta Walau tidak separah orang Indonesia, ternyata penduduk Belanda juga punya kebiasaan membuang sampah sembarangan. 

Inilah yang mendorong Tommy Kleyn, seorang pria muda adal Belanda membuat proyek ini. Hanya berbekalkan kantong plastik dan bantuan dari seorang temannya, ia menunjukkan betapa mudahnya berbuat sesuatu untuk komunitas kita sendiri. Setiap harinya, ia bangun setengah jam lebih awal untuk membersihkan sampah di tepi sungai yang dilewatinya setiap kali ia mengendarai sepeda menuju tempat kerjanya, begitu yang dilaporkan dari boredpanda.com, Senin (20/4/2015).

Foto dok. Liputan6.com

Sepanjang pinggiran sungai itu dipenuhi sampah-sampah botol plastik dan berbagai sampah lain yang kebanyakan terbuat dari plastik.

Foto dok. Liputan6.com

Lokasi sepanjang inilah yang dipenuhi sampah. Awalnya, Kleyn mencoba mengisi satu kantong plastik yang memerlukan waktu 30 menit. Ia sadar bahwa operasi pembersihan ini tidak akan selesai dalam satu hari. Hari berukutnya dan berikutnya lagi, ia pun kembali dengan bersenjatakan kantung plastik.

Foto dok. Liputan6.com

Ia juga membagi pengalamannya dalam proyek itu melalui sosial media Facebook, dan mendapat lebih dari 180 "like".

Foto dok. Liputan6.com

Rick, teman dari Kleyn juga ikut membantunya.

Foto dok. Liputan6.com

Setelah 22 plastik sampah, tepian sungai itu pun bersih total. Idenya hanya sekedar mengisi satu kantong sampah setiap harinya, namun ini membuat perubahan besar.

Foto dok. Liputan6.com

Coba saja bandingkan kondisi sungai sebelum dan sesudah dibersihkan!

Foto dok. Liputan6.com

Di tepi sungai yang sudah bersih itu, Kleyn pun menemukan seekor burung Eurasian Coot membuat sarang di antara rerumputan.

Kalau di Indonesia, pasti perlu lebih dari 22 kantung plastik dalam membersihkan satu sungai, ya! (Ikr/ret)

 

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya