Seorang Ibu di Australia Dukung Eksekusi Mati Paling Populer

Seorang ibu di Melbourne, Australia mendukung pelaksanaan eksekusi mati lantaran putrinya tewas karena overdosis narkoba jenis heroin.

oleh Rizki GunawanTaufiqurrohmanEdhie Prayitno IgeM SyukurYandhi DeslatamaDiterbitkan 22 Februari 2015, 07:18 WIB
PN Denpasar menolak permohonan peninjauan kembali (PK) yang diajukan kedua kalinya oleh terpidana mati Bali Nine.

Liputan6.com, Jakarta Seorang ibu di Melbourne, Australia mendukung pelaksanaan eksekusi mati terhadap duo terpidana mati 'Bali Nine'lantaran putrinya tewas karena mengalami overdosis narkoba jenis heroin. Berita ini menjadi yang paling banyak dibaca sepanjang Sabtu kemarin.

Selain itu juga ada berita tentang kerugian yang akan dialami pemerintah Brasil jika terus menekan Indonesia untuk membatalkan eksekusi mati terhadap warga Negeri Samba itu. Berita tentang dugaan perselingkuhan seorang perwira menengah polisi di Polda Riau dengan seorang polwan juga menjadi yang populer dan menjadi perhatian pembaca.

1. Anak Tewas Overdosis, Ibu di Australia Dukung Eksekusi Mati di RI

Seorang ibu di Melbourne, Australia mendukung pelaksanaan eksekusi mati terhadap duo terpidana mati 'Bali Nine', Andrew Chan dan Myuran Sukumaran. Dukungan itu ia lontarkan lantaran putrinya tewas karena mengalami overdosis narkoba jenis heroin.

Beverly Neal, nama wanita itu, berdoa agar gembong narkoba 'Bali Nine' tersebut jadi dieksekusi mati. Dia juga berharap warga Australia lainnya saudara bahwa mereka bersalah.

"Mereka adalah penjahat yang seolah-olah dijadikan pahlawan," ujar Neal, seperti dimuat News.com.au, Sabtu (21/2/2015).

"Siapa yang tahu, ada berapa banyak nyawa yang akan terenggut jika mereka (gembong narkoba Bali Nine) tidak tertangkap di Bali," imbuh dia.

Selengkapnya...

2. 2 Kerugian Brasil Jika 'Menekan' Indonesia soal Eksekusi Mati

DPR RI mendukung sikap tegas Pemerintah memulangkan Dubes RI di Brasil, dan memanggil Dubes Brasil di Jakarta ke Kementerian Luar Negeri untuk menyampaikan protes keras. Wakil Ketua Komisi I Tantowi Yahya mengatakan, sikap Pemerintah sudah benar dan patut didukung penuh.

"Pemberian credential (mandat) adalah hak negara akreditasi. Tapi pembatalan penyerahan kepada dubes kita di saat yang bersangkutan sudah berada di Istana Keperesidenan bersama dengan dubes-dubes lain, adalah pelecehan diplomatik," ujar Tantowi melalui pesan singkat, Sabtu (21/2/2015).

Selengkapnya...

3. Diduga Selingkuhi Istri Junior, Pejabat Polda Riau Dicopot

Diduga berselingkuh dengan istri bawahannya, Kepala Bagian Pembinaan Karir (Kabag Binkar) Polda Riau AKBP Daniel menjalani sidang disiplin Polri. Ia kemudian dinyatakan terbukti berselingkuh dan dicopot dari jabatannya.

"Selain pembebasan tugas dari jabatannya, sekarang AKBP D juga diberi sanksi berupa penundaan kenaikan pangkat selama setahun dan diberi teguran secara tertulis," jelas Kepala Biro SDM Polda Riau Kombes Pol Puji Prasetyanto Hadi di Pekanbaru, Jumat (20/2/2015).

Menurut Puji, sanksi yang diberikan kepada AKBP Daniel setelah pihaknya memeriksa sejumlah saksi dan alat bukti di persidangan disiplin.


Selengkapnya...

4. Ini Penyebab Kecelakaan Bus Sang Engon Telan 16 Jiwa di Semarang

Bus maut Sang Engon yang terjungkal dan menabrak tebing di ruas Tol Jatingaleh KM 9.300 lingkar tol Jangli Semarang, Jawa Tengah, berusia 3 tahun. Sesuai STNK, bus itu adalah keluaran 2012 dan semua komponennya masih berfungsi normal.

Menurut Direktur Lantas Polda Jawa Tengah Kombes Istu Hari, hasil sementara olah TKP menyimpulkan penyebab kecelakaan bus adalah kesalahan dari manusia (human error). Hal ini diduga pengemudi mengalami kelelahan.

Selengkapnya...

5. Menikah, Satpol PP Cantik Nuby Ingin Tetap Bertugas

Boleh jadi, banyak pria bakal patah hati dengan menikahnya Nurul Habibah, Satpol PP cantik asal Kabupaten Pandeglang, Banten yang sempat menghebohkan media sosial, beberapa bulan silam.

Nurul Habibah atau Nuby, pagi tadi melangsungkan akad nikah dan dilanjut dengan resepsi pernikahan di rumah orangtuanya di Kampung Kumalirang, Desa Kabayan, Kecamatan Pandeglang.

"Semoga kita menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, warrahmah. Terima kasih buat dukungan semuanya selama ini," ucap Nuby kepada Liputan6.com saat resepsi pernikahannya di Pandeglang, Banten, Sabtu (21/2/2015).

Selengkapnya...

(Ado)

Tag Terkait

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya