Tangkap Penembak Polisi, Prajurit TNI AD Naik Pangkat Luar Biasa

TNI Angkatan Darat memberikan hadiah kepada 8 prajurit berprestasi dengan memberikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa.

oleh Ahmad Romadoni diperbarui 26 Jan 2015, 14:03 WIB
Para prajurit TNI AD melakukan apel untuk acara penyerahan meriam baru di Mabes AD, Jakarta, Selasa (6/5/14). (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta - TNI Angkatan Darat memberikan hadiah kepada 8 prajurit berprestasi dengan memberikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB). Salah satunya Pratu Muh Thoyib Azizi yang berhasil menangkap pelaku penembak polisi Anggota Polresta Gorontalo.

"Pangkatnya paling rendah, tapi berani menghadapi penjahat bersenjata api hanya dengan tangan kosong, bermodalkan kemampuan beladiri militer saja," kata Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Gatot Nurmantyo di Mabes TNI AD, Jakarta, Senin (26/1/2015).

Kedelapan prajurit berprestasi yang mendapat hadiah istimewa itu, yakni Letkol Cpl Simon Petrus Kamlasi dan Kapten Arh Suwanto (piagam penghargaan dan promosi jabatan), Serma Andi Junaidi (piagam penghargaan dan rekomendasi untuk mengikuti Pendidikan Pembentukan Perwira), Pelda M Hidayat, Serma Holili, Serma Achmad Rianto, Serka Hendra Gunawan dan Pratu Muh Thoyib Azizi (KPLB).

"Hal itu dimaksudkan agar prajurit tersebut dapat menjadi teladan bagi prajurit lainnya untuk berbuat yang terbaik dalam tugas pengabdian kepada rakyat, bangsa dan negara," jelas Gatot.

Berikut rekam jejak prestasi yang ditorehkan oleh kedelapan prajurit yang menerima penghargaan:

1. Letkol Cpl Simon Petrus Kamlasi, Dandenpal 09-12-03 Kupang Paldam IX/Udayana, menemukan pompa hidrolik yang mampu menaikkan air dari lembah ke pegunungan tanpa menggunakan bahan bakar atau listrik, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di daerah-daerah terpencil di NTT yang selama ini kekurangan air. Prestasinya juga tercatat di MURI.

2. Kapten Arh Suwanto, Pasipers Kodim 0817 Korem 084/Bhaskara Jaya Kodam V/Brawijaya, menyelamatkan siswi Kelas IV SD Negeri 2 Tlogopatut Kabupaten Gresik di jalan Veteran Gresik dari penyanderaan orang tak dikenal.

3. Serma Andi Junaidi, Prajurit Kodam V/Brawijaya, membantu Kapten Arh Suwanto sebagai negosiator pada saat pembebasan sandera siswi SD Negeri 2 Tlogopatut Kab. Gresik.

4. Pelda M Hidayat F, Serma Holili, Serma Achmad Rianto dan Serka Hendra Gunawan, prajurit Kodam Jaya, menangkap Peltu Zulfi Afran, pelaku penjualan dokumen asli tanah TNI AD.

5. Pratu Muh Thoyib Azizi, Prajurit Kodam VII/ Wirabuana, menangkap seorang pelaku tindak kriminalitas terhadap anggota kepolisian dengan mengamankan 1 pucuk senjata api jenis Revolver milik Brigadir Syarif Dunggio anggota Polres Kota Gorontalo, yang meninggal dunia akibat penembakan oleh pelaku yang menggunakan senjata milik korban.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya