Tak Ada Izin, Ratusan Calon Penumpang Terlantar di Bandara Medan

Diduga akibat tidak mengantongi izin terbang dari Dephub, AirAsia dan Citilink tujuan Medan-Jakarta dan Medan-Palembang gagal terbang.

oleh Liputan6 diperbarui 06 Jan 2015, 18:38 WIB
(Liputan 6 TV)

Liputan6.com, Medan - Diduga akibat tidak mengantongi izin terbang dari Departemen Perhubungan (Dephub), pesawat AirAsia dan Citilink tujuan Medan-Jakarta dan Medan-Palembang gagal terbang dari Bandara Kualanamu Internasional, Deli Serdang, Sumatera Utara.

Seperti ditayangkan Liputan 6 Petang SCTV, Selasa (6/1/2014), pembatalan itu menyebabkan 170 calon penumpang terlantar dan sempat terjadi keributan.

Menurut salah satu calon penumpang, Halomoan Sirait, mereka terlantar sejak pagi tanpa ada pemberitahuan dari pihak maskapai. "Dicancel, tidak ada penerbangan untuk hari ini. Penerbangan AirAsia Bandara Kualnamu, Medan-Palembang akan ada di hari Kamis dan Jumat", ucap Halomoan.

Saat ini Dephub memang memperketat jadwal penerbangan dari semua bandara. Semua penerbangan yang dilakukan tidak pada hari yang ditetapkan jadwal rutenya, akan dibekukan.

Sementara itu, dalam sidak yang dilakukan anggota DPD, Parlindungan Purba dan Deli Iskandar, terungkap sejumlah maskapai penerbangan di Bandara Kualanamu termasuk AirAsia tidak pernah mengambil data laporan cuaca di BMKG saat akan terbang.

Sejauh ini, hanya pesawat maskapai grup Garuda Indonesia, Susi Air, Lion Air, dan Sriwijaya yang rutin mengambil data tersebut. Namun selain hardcopy, data cuaca yang sama sebenarnya bisa diakses langsung melalui situs BMKG. (Vra)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya