Ekor Pesawat AirAsia QZ8501 Ditemukan? Ini Kata Basarnas

Bambang mengimbau agar semua pihak bersabar menunggu kepastian bagian apa saja dari AirAsia QZ8501 yang sudah ditemukan Basarnas.

oleh Hanz Jimenez Salim diperbarui 05 Jan 2015, 17:35 WIB
Henry Bambang Soelistyo (tengah) memastikan bahwa apa yang mereka temukan adalah bagian dari pesawat AirAsia yang hilang, Jakarta, Selasa (30/12/2014). (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Liputan6.com, Jakarta - Kepala Badan SAR Nasional, Marsekal Madya FH Bambang Soelistyo, membantah timnya telah menemukan ekor pesawat AirAsia QZ8501 di lokasi pencarian.

"KRI Bung Tomo ada di Semarang hanya membawa serpihan dan saya tak pernah mengatakan ekor. Saya hanya mengatakan diduga bagian dari pesawat dan kita lakukan konfirmasi," kata Bambang di Kantor Basarnas, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (5/1/2015).

Bambang mengimbau agar semua pihak bersabar menunggu kepastian bagian apa saja dari AirAsia QZ8501 yang sudah ditemukan Basarnas. "Kita sampaikan kembali itu baru diduga, kalau udah pasti saya sampaikan," tegas Bambang.

Memasuki hari ke-9 pencarian dan evakuasi korban Pesawat AirAsia QZ8501, Tim Basarnas sudah berhasil menemukan 37 jenazah. Dua di antaranya awak kabin yakni satu pramugara dan 1 pramugari. Kedua jenazah sudah diserahkan ke keluarga dan dimakamkan di kampung halaman mereka.

Pesawat AirAsia rute Surabaya-Singapura hilang kontak dari Air Traffic Controller (ATC) Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Minggu 28 Desember 2014, pukul 06.17 WIB. Pesawat dengan nomor penerbangan QZ8501 itu take off dari Bandara Juanda, Jawa Timur pukul 05.20 WIB, dan seharusnya tiba di Bandara Changi, Singapura pukul 08.30 waktu setempat.

Pesawat itu berpenumpang 155 orang, terdiri atas 138 penumpang dewasa, 16 penumpang anak-anak, dan ‎1 bayi. Penumpang didominasi warga negara Indonesia, 1 WN Singapura, 1 WN Inggris, 1 WN Malaysia, dan 3 WN Korea Selatan. (Sun/Yus)  

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya