Pria Ini Mampu Ubah Kegagalan Jadi Bisnis Besar

Sam Hodges adalah pria yang mampu mengubah kegagalan menjadi sebuah bisnis besar. Bagaimana kisahnya?

oleh Siska Amelie F Deil diperbarui 26 Nov 2014, 07:01 WIB
Foto: Business Insider

Liputan6.com, New York - Menangkap peluang emas berbisnis dari sebuah kegagalan merupakan kehebatan luar biasa dari seorang pengusaha. Itu pula yang dilakukan Sam Hodges setelah 96 kali gagal mendapatkan pinjaman dari bank untuk memperluas bisnisnya.

Hodges mampu mengubah kegagalan tersebut menjadi sebuah bisnis besar. Hodges kini justru berhasil mendirikan perusahaan penyedia dana bisnis senilai 750 juta atau Rp 9,12 triliun (kurs: Rp 12.163/US$).

Mengutip laman Business Insider, Rabu (25/11/2014), tujuh tahun lalu, Hodges merupakkan pengusaha pemilik gym fitnes yang sangat sukses. Meski bisnisnya menguntungkan, dan memiliki catatan bisnis sangat baik, Hodges kesulitan mendapatkan pinjaman dari berbagai bank.

Padahal saat itu dia sangat membutuhkan pinjaman untuk memperluas bisnisnya. Tercatat sejumlah bank yang menolak proposal pengajuan pinjamannya berkali-kali. Sementara perusahaan finansial online menawarkan persyaratan yang tidak masuk akal.

Setelah pengajuan pinjamannya ditolak 96 kali, Hodges menyadari ada yang salah. Saat itu juga dia menyadari bahwa sistem perbankan sistem AS tak mau mendanai bisnis para pemilik usaha kecil.

"Terdapat kesenjangan yang terus membesar antara penyediaan dana untuk usaha kecil dan besar," ungkapnya.

Dibandingkan menganggapnya sebagai kegagalan, dirinya berhasil mengubah kondisi itu menjadi sebuah kesuksesan. Dia lantas meluncurkan pasar finansial online Emergence Lending Network.

Tahun lalu, dia lantas menggabungkan usahanya dan mendirikan Funding Circle, perusahaan penyedia pinjmana bagi para pemilik bisnis kecil. Para pengusaha yang butuh dana dapat meminjam uang langsung secara individu atau dari para investor.

Funding Circle kini telah menyediakan pinjaman hingga lebih dari US$ 750 juta sejak 2011 di Inggris dan Amerika Serikat. Perusahaan tersebut menargetkan mampu menghasilkan dana pinjaman hingga US$ 1 miliar tahun depan.

Kini Hodges menjadi lebih sukses berkat bisnisnya tersebut. Tujuan dari bisnisnya semata hanya untuk mempermudah para pengusaha kecil mengakses dana pinjaman. (Sis/Ndw)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya