Jean Alter Emosi dan Mencekik Setelah Ditampar Sri Wahyuni

Polres Bandara Soekarno Hatta Tangerang mengambil keterangan 5 rekan Sri Wahyuni yang jasadnya ditemukan membusuk di Bandara Soetta.

oleh Pramita Tristiawati diperbarui 24 Nov 2014, 11:48 WIB
Sri Wahyuni, korban tewas yang ditemukan di bandara (Facebook)

Liputan6.com, Tangerang - Petugas Kepolisian Resort (Polres) Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, mengambil keterangan 5 rekan Sri Wahyuni (42), perempuan yang jasadnya ditemukan membusuk di parkiran Terminal 2D bandara. Nyawa Sri melayang di tangan tersangka Jean Alter Huliselan alias JAH (32) yang merupakan teman dekatnya.

"Kami juga sudah meminta keterangan 5 orang rekan korban yang juga kenal dengan tersangka," ujar Kasat Reskrim Bandara Soeta Tangerang AKP Azhari Kurniawan, Senin (24/11/2014).

Dari keterangan 5 saksi yang juga bergabung dalam Freed For Fun Community (F3C), beberapa di antaranya ikut bersama Sri Wahyuni dan JAH ke Puncak, Bogor dan Blok M, Jakarta Selatan. Sebelum akhirnya tersangka dan korban bertengkar dan menuju ke Bandara Soetta, Kota Tangerang.

"Pengakuannya, tersangka juga sempat ditampar oleh korban saat di dalam mobil. Itu yang menyulut emosi tersangka hingga akhirnya tersangka mencekik korban," ungkap Azhari.

Saat ditanya siapa sosok wanita yang disangkakan Sri berselingkuh dengan Jean Alter, pihak Polresta Bandara Soetta mengaku masih mendalaminya. "Masih kita dalami semuanya, karena kan penyidikan tetap berlanjut." kata Azhari.

JAH alias Jean Alter Huliselan ditangkap di rumah istrinya di Nabire Papua pada Jumat 21 November 2014. Dia kini mendekam di jeruji besi Mapolresta Bandara Soetta setelah menghabisi Sri. Jenazah Sri Wahyuni ditemukan membusuk dalam mobil Honda Freed miliknya diparkir Terminal 2D Bandara Soekarno-Hatta pada Rabu 19 November pagi.

Berdasarkan pengakuan Jean ke penyidik, ia berteman dengan Sri sejak satu tahun terakhir. Keduanya merupakan teman dekat dan tak jarang menghabiskan waktu bersama.

Bahkan sebelum Jean menghabisi nyawa Sri, keduanya sempat menghabiskan waktu di Puncak, Bogor, Jawa Barat. Sebelum membunuh Sri, dia bersama korban dan rekannya pergi ke Puncak pada Jumat 14 November 2014.  

Pulang dari Puncak pada Jumat malam, mereka pergi ke sebuah kafe di Blok M, Jakarta Selatan, dan nongkrong di tempat itu.

Di sana, baik Jean, Sri Wahyuni, dan rekan-rekannya meminum minuman keras hingga mabuk. Saat itu, Sri menaruh kecurigaan kalau Jean berselingkuh di belakangnya. Karena kesal, Sri minta Jean untuk memutuskan cintanya. (Mvi/Mut)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya