Selain Big Hero 6, Ini 5 Film Animasi Terbaik Disney Pasca 2000

Apa lima animasi keluaran Disney pasca 2000 yang menurut kami paling baik dan layak disebut klasik.

oleh Ade IrwansyahDiterbitkan 14 November 2014, 17:10 WIB
5 Film Animasi Disney pasca 2000

Liputan6.com, Jakarta Saat ini film animasi keluaran Disney, Big Hero 6 sedang merajai bioskop dunia termasuk di tanah air. Studio milik mendiang pionir animasi Walt Disney tersebut tengah menikmati kesuksesan mereka pasca masa keemasan `Disney Renaissance`.

Hm, anda belum pernah dengar istilah `Disney Renaissance`? Istilah itu dipakai untuk menyebut masa kreatif studio animasi Disney dari tahun 1989 hingga 1999. Kala itu, animasi keluaran Disney bangkit lagi setelah terpuruk. Sepanjang 10 tahun, Disney merilis film-film animasi yang kini terhitung klasik seperti: The Little Mermaid (1989), The Rescuers Down Under (1990), Beauty and the Beast (1991), Aladdin (1992), The Lion King (1994), Pocahontas (1995), The Hunchback of Notre Dame (1996), Hercules (1997), Mulan (1998), dan Tarzan (1999).

Foto dok. Liputan6.com

Setelah tahun 2000, studio animasi Disney mengalami kemunduran kembali. Disney tersalip Pixar dan DreamWorks. Namun, pada 2013, dari studio Disney lahir Frozen yang hingga kini tercatat sebagai film animasi tersukses sepanjang masa melampaui USD 1 miliar.

Sebetulnya, dari 2000 hingga 2013--saat Frozen rilis--Disney melahirkan film-film animasi berkelas yang tak kalah dari produksi Pixar maupun DreamWorks. Kami merating lima animasi keluaran Disney pasca 2000 yang menurut kami paling baik dan layak disebut klasik.

Apa saja? Yuk, cari tahu.


No. 5

Lilo & Stitch

5. Lilo & Stitch (2002)

Lilo & Stitch lahir di ujung kematian animasi dua dimensi. Bila diibaratkan, film itu adalah bagian dari film-film terakhir yang masih bisu di saat film suara mulai menguasai ranah mainstream. Saat edar, pamor filmnya memang kalah dari film-film animasi tiga dimensi Pixar. Namun, sebetulnya, dari segi pengisahan Lilo & Stitch adalah sebuah inovasi dari Disney. Dengan tagline "there's one in every family", studio seolah hendak mengatakan ingin keluar dari pakem Disney Princess yang cantik jelita, kurus, dan sempurna. Disney Princess di film ini adalah bocah bengal bernama Lilo yang bersahabat dengan makhluk luar angkasa yang tak kalah bengal, Stitch. Lewat film ini, Disney seakan melampaui zamannya. Bila dibuat Pixar saat ini, filmnya mungkin bakal lebih sukses.

Lanjut Baca:

4. Wreck-It Ralph (2012) Jika Pixar punya Toy Story yang membayangkan bagaimana boneka bisa hidup saat tak ada orang yang melihat, Wreck-It Ralph membayangkan bagaimana para karakter di video game juga punya kehidupan sendiri. Kisah tentang karakter jahat di video game yang ingin jadi pahlawan ini berhasil menghibur penonton dewasa dan anak-anak. Di film ini, Disney mempraktekkan formula yang membuat film-film animasi Pixar berhasil. Dan terbukti pengamat film dan penonton menyukai film ini.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya