Kalahkan Milan, Allegri: Ini Bukan Balas Dendam

Massimiliano Allegri tidak menjadikan kemenangan timnya atas AC Milan sebagai ajang balas dendam.

oleh Antonius Hermanto diperbarui 21 Sep 2014, 05:37 WIB
Massimiliano Allegri (AFP/William West)

Liputan6.com, Milan - Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri, mengaku tidak menjadikan kemenangan timnya atas AC Milan sebagai ajang balas dendam. Pasalnya, Allegri dipecat Milan pada awal 2014.

"Setelah tiga tahun setengah bersama Milan, saling berbagi rasa, emosi dan kemenangan, sangat sulit membantah ini bukan laga yang emosional," ungkapnya seperti dilansir Football-Italia (21/9).

Selama melatih Milan pada 2010 hingga 2014, Allegri berhasil meraih satu gelar Serie A dan Supercoppa Italia. Namun kini pria berusia 47 tahun itu melatih Juve dan mampu mengalahkan mantan asuhannya dengan skor 1-0 pada lanjutan Serie A (21/9/2014).

http://cdn1-e.production.liputan6.static6.com/medias/740089/original/097178100_1411244965-000_Par7982322.jpg


"Ini bukan kesempatan untuk balas dendam. Saat saya melatih Milan, saya juga gagal meraih Scudetto ketika bertarung dengan Juventus," jelas mantan pemain Napoli itu. "Milan adalah langkah penting dalam karier saya dan saya masih sangat menyukai klub ini. Kini saya berada di Juventus dan saya akan mencoba fokus menang bersama Juve."

"Saya merasa beruntung dan bangga pada karier saya, karena tidak semua orang dapat melatih AC Milan dan Juventus sekaligus," tutup Allegri.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya