Liputan6.com, Madiun - Upaya menangkal penyebaran Islamic State of Iraq and Syiria (ISIS) terus dilaukan di tanah air. Deklarasi menolak kekhalifahan Islam versi ISIS dilakukan di Pendopo Muda Graha Pemerintah, Kabupaten Madiun, Jawa Timur.
Seperti ditayangkan Liputan 6 Petang SCTV, Kamis (14/8/2014), deklarasi tersebut didukung 206 kepala desa dan berbagai elemen masyarakat yang ada. Menurut mereka ISIS merupakan ancaman utama kesatuan bangsa Indonesia.
Apalagi Indonesia yang mayoritas penduduknya beragama Islam yang mudah menjadi target utama perekrutan anggota ISIS untuk berperang di Suriah dan Irak. Sedikitnya sudah ada 3 warga Madiun yang dibaiat masuk ISIS.
Sementara di Semarang, Jawa Tengah, untuk mencegah masuknya kelopok ISIS ke kampus, pihak rektorat Institut Agama Islam Nasional (IAIN) Walisongo, Semarang, menemui dan berdialog dengan para mahasiswa. Sidak tersebut akan terus dilakukan di lingkungan kampus dan memantau kegiatan mahasiswa baik di dalam maupun di luar lingkungan kampus.
Saat ini sudah ada puluhan warga Indonesia yang berangkat ke Irak dan Suriah untuk ikut berperang dengan kelompok ISIS. Bahkan dilaporkan ada seorang warga Indonesia yang tergabung ISIS melakukan aksi bom bunuh diri di Irak.
Baca juga:
Berbaiat ke ISIS, Jaringan Teroris Santoso Jadi Target Polri
Advertisement
Demo Dukung ISIS Digelar Terang-terangan di London
Wildan Tewas Jadi 'Pengantin' Bom ISIS Bikin Shock Sang Ibunda