Kondom Canggih, Bisa Kendalikan Kehamilan Sampai 16 Tahun

Alat chip kontrasepsi ini bisa mengatur hormon pengendali kehamilan selama 16 tahun.

oleh Denny Mahardy diperbarui 10 Jul 2014, 06:39 WIB
Meningkatnya kehamilan di usia remaja, membuat guru-guru di Oregon, Amerika berinisiatif untuk membagikan kondom bagi anak SMP, SMA

Liputan6.com, Jakarta - Pertumbuhan penduduk yang tinggi bisa menjadi salah satu masalah bagi kehidupan umat manusia di masa depan. Berbagai upaya mengendalikan angka kelahiran pun dilakukan oleh pengambil kebijakan di banyak negara.

Para peneliti kini tengah mengembangkan alat kontrasepsi yang lebih efektif. Mereka mengembangkan chip yang berfungsi sebagai alat kontrasepsi, yang diklaim lebih baik dari sebelumnya. Chip itu hanya perlu ditanam di bawah kulit wanita yang akan melepaskan kontrol kelahiran secara hormonal hinggal 16 tahun.

Microchip ini dikembangkan oleh Lexington Massachusetts. Mereka berharap ide mereka tentang metode baru tentang pengendalian kelahiran jangka panjang ini bisa diterima oleh masyarakat.  

Foto dok. Liputan6.com


Chip ini berukuran 20 mm x 7 mm yang mampu bertahan selama 16 tahun di bawah kulit. Setiap harinya, chip ini akan merangsang dosis harian 30 mg levonorgestrel yang saat ini biasa dipakai pada kontrasepsi hormonal atau kontrasepsi darurat.

Uniknya, chip ini bisa dimatikan dan dinyalakan sesuai keinginan pasangan pemakainya. Ketika pemakainya ingin hamil maka tinggal mematikan chip tersebut dan kembali menyalakannya ketika diperlukan.

Perangkat canggih serupa chip implan ini diklaim bisa memberikan dampak positif bagi pengguna obat jangka panjang. Hal itu dapat menghindari berbagai overdosis karena kesalahan penggunaan obat ataupun bagi pengkonsumsi obat depresi.

Saat ini, chip kesehatan berumur panjang tersebut sedang diujicoba. Kemungkinan uji pra-klinis dari perangkat chip dengan ide serupa akan dimulai pada tahun 2015 dan seterusnya.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya