Masuk Grand Final IGT, AWI Junior Ditantang Jay Subiyakto

AWi Junior mampu memukai dewan juri.

oleh Sapto Purnomo diperbarui 15 Jun 2014, 15:30 WIB
AWi Junior mampu memukai dewan juri.

Liputan6.com, Jakarta Sekumpulan bocah kecil yang tergabung dalam Akademi Wushu Indonesia (AWI) Junior, berhasil menyedot perhatian para juri Indonesia's Got Talent. Melalui aksi panggungnya, ketujuh bocah asal Surabaya itu  berhasil melaju ke babak grand final IGT. 

Sebagai seorang juri, Jay Subiyakto memberikan tantangan kepada AWI Junior, untuk menampilkan sesuatu yang berbeda, saat kembali tampil di atas panggung grand final IGT nanti. Ia ingin melihat ada unsur gerakan pencak silat pada penampilan berikutnya.

Mendapat tantangan seperti itu, tak membuat Frita, Kevin, Firsyam, Alex, Orchyda, Nelson, dan Jovicko gentar. Mereka malah menganggap tantangan tersbut merupakan hal yang positif,  agar aksi pangungnya lebih variatif di babak grand final nanti. 

"Justru menjadi masukan buat kami. Jadi nanti kami selipin seni bela diri Indonesia, kata Frita anggota AWI Junior, saat ditemui usai semifinal IGT di Balai Sarbini, Semanggi, Jakarta Selatan, Minggu dini hari (15/6/2014). 

Rona bahagia bisa  masuk grand final IGT, nampak terlihat jelas pada raut wajah para anggota Awi junior yang terdiri dari lima laki-laki dan dua perempuan. 

"Yang pasti kami seneng dan bangga," ujar Frita. 

Agar penampilannya apik dan ciamik diatas panggung grand final nanti, AWI junior akan giat berlatih untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Apalagi mereka dituntut untuk bisa  menggabungkan antara Wushu dan pencak silat.  

"Rajin latihan tiap hari, biar hasilnya bagus dan enak nanti di tontonnya," kata Frita. 

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya