Tabrakan Beruntun di Semarang, 4 Orang Tewas Seketika

Tabrakan yang melibatkan sebuah truk, 4 minibus, 1 bus dan 5 sepeda motor itu dipicu truk pengangkut pasir yang mengalami rem blong.

oleh Liputan6 diperbarui 09 Jun 2014, 06:51 WIB
Ilustrasi Kecelakaan Beruntun (Liputan6.com/Johan Fatzry)

Liputan6.com, Semarang - Sebuah truk bermuatan pasir bernomor polisi K 1829 C masuk ke jurang sedalam 15 meter di Jalan Raya Ambarawa-Magelang, tepatnya di Desa Bedono, Jambu, Semarang, Jawa Tengah, Minggu 8 Juni malam.

Seperti ditayangkan Liputan 6 Pagi SCTV, Senin (9/6/2014), truk yang melaju dari arah Magelang menuju Semarang itu juga sempat menabrak sejumlah mobil dan 5 sepeda motor. Akibatnya 4 orang pengendara sepeda motor yang terlindas truk tewas di tempat kejadian.

Saidi salah seorang saksi mata mengatakan tabrakan beruntun akibat truk muatan pasir itu melibatkan 4 minibus, 1 bus dan 5 sepeda motor.

"Menghantam mobil Carry dulu baru Avanza, terus Avanza lagi, bus, kemudian Carry lagi. Sepeda motornya ada 5. Semuanya dari jalur yang sama, kecuali 1 mobil Avanza" kata Saidi.

Pengemudi truk pasir mengaku tidak bisa mengendalikan kendaraannya yang berisi 15 kubik pasir itu setelah mengalami rem blong.

4 Korban tewas dan 8 korban luka langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Ambarawa, Semarang, Jawa Tengah. Sementara kasus kecelakaan beruntun tersebut ditangani Satlantas Polres Semarang dan Polda Jawa Tengah. (Ans)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya