Krisis Keuangan, PSM Coret Lima Pemain Lokal

Kelima pemain ini menyusul kapten tim Ponaryo Astaman yang secara mengejutkan pindah ke Persija Jakarta dengan status pinjaman.

oleh Eky Hendrawan diperbarui 07 Jun 2014, 11:19 WIB
(Istimewa)

Liputan6.com, Makassar: Untuk mengefesienkan keuangan, PSM Makassar kembali mencoret lima pemain lokal. Kelima pemain tersebut adalah Supandi, Yusuf Hamzah, M Jufri, Aswar Syamsuddin, dan Qifly Tamarah. Mereka berlima juga sudah tidak hadir lagi saat latihan tim di lapangan Karebosi, Jumat 6 Juni sore.

Pelatih PSM Makassar, Rudy William Keeltjes, mengaku jika dirinya tidak mengusulkan nama yang dicoret, melainkan mengusulkan hasil evaluasi. Dengan demikian,  keputusan pencoretan berada pada manajemen.

"Saya tidak mencoret yah, saya hanya mengusulkan hasil evaluasi. Jadi manajemen terserah memutuskan bagaimana, jadi bukan saya menentukan," kata Rudy, Sabtu 7 Juni.

Kelima pemain ini menyusul kapten tim Ponaryo Astaman yang secara mengejutkan pindah ke Persija Jakarta dengan status pinjaman serta Rachmat Latief.

Permasalahan financial menjadi penyebab  hengkangnya banyak pemain PSM. Seperti diketahui, gaji pemain PSM sudah tertunggak sejak bulan Maret lalu atau selama 3,5 bulan.

Terpisah, Chief Officer Excecutive officer (CEO ) PT PSM, Rully Habibie, yang dimintai komentarnya, enggan berbicara banyak soal pencoretan pemain. Dia menilai jika keputusan pencoretan dilakukan berdasarkan pada hasil evaluasi tim kepelatihan.

"Pencoretan diputuskan berdasarkan hasil evaluasi tim kepelatihan," singkatnya.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya